Ringkasan
Audiometri adalah pemeriksaan pendengaran yang tidak menimbulkan rasa sakit, digunakan untuk mengukur seberapa baik telinga Anda menangkap suara pada berbagai tingkat volume dan nada.
Selama pemeriksaan, suara akan diputar melalui headphone pada tingkat volume yang berbeda-beda. Anda diminta memberi tanda setiap kali mendengar bunyi tertentu. Hasilnya digambarkan dalam sebuah grafik yang disebut audiogram (grafik yang menunjukkan suara paling lembut yang masih bisa Anda dengar). Dari sini, dokter spesialis THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) dapat mengetahui nada dan volume mana yang sulit Anda dengar, serta apakah masalahnya berada di telinga bagian luar, tengah, atau dalam — sehingga jenis dan tingkat keparahan gangguan pendengaran dapat ditentukan dengan tepat.
Kondisi Medis
Audiometri dianjurkan setiap kali dokter membutuhkan gambaran yang akurat tentang kemampuan pendengaran seseorang. Pemeriksaan ini digunakan baik untuk mendeteksi masalah pertama kali maupun untuk memantau kondisi yang sudah diketahui sebelumnya.
- Penurunan pendengaran secara bertahap atau tiba-tiba pada satu atau kedua telinga
- Tinnitus (suara berdenging, berdengung, atau berdesis di telinga tanpa sumber suara dari luar)
- Rasa penuh atau tertekan di dalam telinga
- Infeksi telinga yang sering terjadi atau riwayat infeksi telinga di masa kecil
- Vertigo (pusing berputar akibat gangguan telinga bagian dalam) yang mungkin berkaitan dengan perubahan pendengaran
- Gangguan pendengaran akibat kebisingan — misalnya, setelah lama terpapar mesin keras atau musik keras
- Skrining bagi pekerja di lingkungan yang bising
- Pemeriksaan pendengaran rutin pada orang dewasa yang lebih tua
- Pemantauan efek obat-obatan yang dapat merusak pendengaran (obat ototoksik)
- Evaluasi sebelum pemasangan alat bantu dengar atau pertimbangan operasi implan koklea (alat yang ditanam melalui operasi untuk merangsang saraf pendengaran)
Karena audiometri adalah pemeriksaan yang tidak melukai tubuh dan tidak menggunakan radiasi, sangat jarang ada kondisi yang menghalangi pelaksanaannya. Namun, pemeriksaan ini mungkin sulit dilakukan pada anak kecil yang belum bisa mengikuti instruksi sederhana, atau pada orang dengan kondisi fisik tertentu yang memengaruhi saluran telinga. Dalam kasus seperti ini, dokter THT akan memilih metode penilaian pendengaran yang lain.
Risiko & Komplikasi
Audiometri adalah pemeriksaan diagnostik semata yang tidak melukai tubuh — tidak ada alat yang masuk ke dalam tubuh dan tidak ada radiasi yang digunakan. Pemeriksaan ini tidak menimbulkan risiko medis yang berarti.
- Rasa tidak nyaman ringan akibat memakai headphone selama pemeriksaan — hilang segera setelah tes selesai
- Sedikit kelelahan akibat berkonsentrasi, terutama pada sesi pemeriksaan yang lebih panjang
- Kekhawatiran tentang hasil pemeriksaan — ini adalah hal yang umum dan sebaiknya didiskusikan dengan dokter THT sebelum atau sesudah tes
Persiapan & Prosedur
Audiometri hampir tidak memerlukan persiapan khusus, tetapi beberapa langkah sederhana dapat membantu memastikan hasilnya akurat.
Sebelum pemeriksaan, Anda tidak perlu berpuasa atau menghentikan obat-obatan. Namun, beritahu dokter jika saat ini Anda mengalami infeksi telinga, nyeri telinga, atau telinga tersumbat, karena kondisi ini dapat memengaruhi hasil dan jadwal pemeriksaan mungkin perlu digeser. Hindari paparan suara yang sangat keras — seperti konser atau penggunaan mesin berat — setidaknya 16 jam sebelum jadwal pemeriksaan, karena paparan kebisingan sementara dapat menurunkan kepekaan pendengaran untuk sementara waktu. Penumpukan kotoran telinga (serumen) juga bisa menyumbat saluran telinga dan memengaruhi hasil; bila perlu, dokter akan memeriksa dan membersihkan telinga terlebih dahulu.
Sebelum tes dimulai, audiolog (tenaga ahli yang menilai kemampuan pendengaran) biasanya akan memeriksa saluran telinga menggunakan alat kecil seperti senter yang disebut otoskop (alat untuk melihat saluran telinga dan gendang telinga). Di beberapa fasilitas kesehatan, pemeriksaan tambahan bernama timpanometri (tes singkat untuk memeriksa seberapa baik gendang telinga bergerak) juga dilakukan bersamaan dengan audiometri guna memberikan informasi lebih lengkap tentang telinga bagian tengah.
Proses pemeriksaan audiometri biasanya mengikuti langkah-langkah berikut:
- Anda duduk di ruangan yang tenang atau di dalam bilik kedap suara
- Audiolog memasangkan headphone di atas telinga Anda, atau earphone kecil di dalam saluran telinga
- Bunyi-bunyi dengan nada dan volume berbeda diputar satu per satu, ke masing-masing telinga secara bergantian
- Anda memberi tanda — biasanya dengan menekan tombol atau mengangkat tangan — setiap kali mendengar suara, meskipun sangat samar
- Audiolog mungkin juga akan menempelkan alat kecil yang bergetar di belakang telinga Anda untuk menguji telinga bagian dalam secara langsung — ini disebut uji hantaran tulang (bone conduction testing)
- Dalam beberapa kasus, Anda mungkin diminta mengulangi kata atau frasa sederhana untuk menilai pemahaman bicara
- Hasilnya dicatat dalam audiogram dan biasanya dijelaskan kepada Anda pada hari yang sama
Perawatan Setelah Tindakan
Karena audiometri adalah pemeriksaan yang tidak melukai tubuh, tidak ada masa pemulihan fisik yang diperlukan. Anda dapat makan, minum, mengemudi, dan kembali ke aktivitas normal segera setelah meninggalkan klinik. Yang perlu diperhatikan setelah pemeriksaan adalah memahami hasil dan menindaklanjutinya dengan tepat.
- Dokter THT akan menjelaskan hasil audiogram Anda dan apa artinya bagi pendengaran Anda
- Jika gangguan pendengaran terkonfirmasi, janji tindak lanjut akan dijadwalkan untuk membahas pilihan seperti pemasangan alat bantu dengar, pemeriksaan spesialis lebih lanjut, atau rujukan untuk pengobatan penyebab yang mendasarinya
- Jika tes dilakukan untuk memantau kondisi yang sudah diketahui — misalnya, untuk melihat perubahan dari waktu ke waktu atau memeriksa efek obat-obatan — dokter akan menyarankan seberapa sering tes perlu diulang
- Jika pemeriksaan dilakukan berkaitan dengan paparan kebisingan di tempat kerja, tim kesehatan kerja dapat menggunakan hasilnya untuk menentukan langkah keselamatan di lingkungan kerja
- Tidak ada perawatan luka, pantangan makanan, atau pembatasan aktivitas setelah audiometri
- Jika telinga Anda terasa sedikit tersumbat setelah pemeriksaan, ini biasanya disebabkan oleh pemakaian headphone dan akan hilang dalam waktu singkat — beritahu klinik jika kondisi ini berlanjut
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah tes audiometri terasa sakit?
Tes audiometri tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali — Anda cukup duduk di dalam bilik kedap suara dan mendengarkan bunyi yang diputar melalui headphone. Tidak ada alat yang dimasukkan ke dalam liang telinga secara tidak nyaman, dan tidak ada jarum atau instrumen yang menyentuh gendang telinga.
Bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum audiometri — apakah perlu puasa atau persiapan khusus?
Tidak diperlukan puasa atau persiapan khusus sebelum menjalani audiometri. Dokter mungkin menyarankan Anda untuk menghindari paparan suara keras — seperti konser atau mesin bising — setidaknya 16 jam sebelum pemeriksaan, karena paparan suara keras yang baru saja terjadi dapat memengaruhi pendengaran sementara dan membuat hasil tes kurang akurat.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjalani tes audiometri?
Tes audiometri standar biasanya memakan waktu antara 30 menit hingga satu jam dari awal hingga selesai. Durasi pastinya bergantung pada jenis pemeriksaan pendengaran yang dilakukan — misalnya, beberapa sesi juga menyertakan tes timpanometri (pemeriksaan untuk mengetahui seberapa baik gendang telinga bergerak) selain tes pendengaran dasar.
Kapan hasil tes audiometri saya akan keluar?
Pada sebagian besar kasus, audiologis — yaitu spesialis yang melakukan tes — dapat langsung menjelaskan hasil pemeriksaan Anda begitu tes selesai. Laporan tertulis berupa audiogram (grafik yang menunjukkan suara mana yang dapat dan tidak dapat Anda dengar dengan jelas) biasanya tersedia di hari yang sama atau dalam beberapa hari, tergantung pada kliniknya.
Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap kondisi berbeda — dokter Anda yang menentukan tindakan yang paling tepat. Hubungi tim kami untuk diarahkan ke dokter spesialis yang sesuai.








