Medifly
DokterRumah SakitSpesialisasiPaketTentang
Chat dengan Aira
Medifly
SpesialisasiAnestesiologi & Perawatan KritisPemantauan Perawatan Intensif
Diagnostik/Terapeutik

Pemantauan Perawatan Intensif

Diperbarui 12 Agustus 2026·Anestesiologi & Perawatan Kritis

Pemantauan Perawatan Intensif tersedia di jaringan rumah sakit mitra kami, dengan 37 rumah sakit yang menangani bidang Anestesiologi & Perawatan Kritis. Tim kami bantu carikan rumah sakit dan dokter yang tepat, lengkap dengan perkiraan biaya sebelum Anda berangkat.

RingkasanKondisi MedisRisiko & KomplikasiPersiapan & ProsedurPerawatan Setelah TindakanBiaya & Faktor PenentunyaPertanyaan yang Sering DiajukanRumah Sakit

Sekilas

Pemantauan Perawatan Intensif adalah pengawasan terus-menerus selama 24 jam penuh terhadap pasien yang kondisinya terlalu tidak stabil atau terlalu serius untuk dirawat di bangsal rumah sakit biasa. Perawat dan dokter di unit perawatan intensif (ICU) memantau beberapa sistem tubuh sekaligus menggunakan alat-alat khusus yang merekam irama jantung, tekanan darah, kadar oksigen, dan banyak lagi, sehingga setiap perubahan mendadak dapat dideteksi dalam hitungan detik.

Pemantauan ini sendiri tidak secara langsung mengobati penyakit. Sebaliknya, pemantauan memberi tim medis gambaran langsung tentang bagaimana tubuh merespons cedera, operasi, infeksi, atau kegagalan organ, sehingga pengobatan bisa disesuaikan kapan saja dibutuhkan. Alat-alat di ICU mengukur aktivitas listrik jantung (melalui EKG), kadar oksigen dalam darah (melalui pulse oximetry, yaitu sensor yang biasanya dipasang di ujung jari), dan tekanan di dalam pembuluh darah, sementara pemeriksaan darah laboratorium melengkapi informasi yang tidak bisa ditangkap oleh mesin.

Di halaman ini
Kondisi MedisRisiko & KomplikasiPersiapan & ProsedurPerawatan Setelah TindakanBiaya & Faktor PenentunyaPertanyaan yang Sering DiajukanRumah Sakit
37 rumah sakit mitra

Kondisi Medis

Pasien dirawat di ICU untuk pemantauan intensif ketika kondisi mereka bisa memburuk dengan cepat, ketika mereka membutuhkan bantuan alat pernapasan, atau ketika mereka memerlukan infus obat terus-menerus yang harus disesuaikan setiap saat. Setiap situasi di mana perubahan kecil pada fungsi tubuh bisa mengancam jiwa dalam hitungan menit memerlukan tingkat perawatan ini.

  • Sepsis berat atau syok septik (infeksi yang mengancam jiwa dan menyebabkan respons tubuh sendiri merusak organ-organnya)
  • Setelah operasi besar pada jantung, paru-paru, otak, atau pembuluh darah besar
  • Gagal napas akut yang memerlukan ventilator (alat bantu pernapasan)
  • Serangan jantung atau angina tidak stabil (nyeri dada akibat aliran darah ke jantung yang berkurang)
  • Trauma berat, termasuk kecelakaan lalu lintas dan luka bakar luas
  • Stroke, terutama bila pernapasan atau tekanan darah terganggu
  • Gagal ginjal yang memerlukan dialisis terus-menerus (cuci darah)
  • Overdosis obat serius atau keracunan
  • Ketoasidosis diabetik (penumpukan asam berbahaya dalam darah akibat kadar gula darah yang sangat tinggi)
  • Setelah transplantasi organ, pada masa pemulihan awal

Pemantauan perawatan intensif tidak selalu sesuai untuk setiap pasien yang sakit parah. Pasien dan keluarga terkadang memutuskan sejak awal bahwa beban perawatan ICU melebihi manfaat yang diharapkan, dan rencana perawatan yang berfokus pada kenyamanan dipilih sebagai gantinya. Pasien yang kondisinya sudah stabil dan hanya memerlukan pengawasan rutin lebih baik dirawat di bangsal umum atau bangsal pengawasan tingkat menengah daripada di ICU.

  • Pasien yang telah menyatakan dengan jelas keputusan untuk menolak pemantauan invasif atau alat penunjang kehidupan
  • Pasien yang stabil dan kebutuhan pemantauannya dapat dipenuhi dengan aman di bangsal umum atau bangsal perawatan khusus yang lebih rendah tingkatannya
  • Situasi di mana masuk ICU tidak akan mengubah hasil akhir dan fokus perawatan telah beralih ke kenyamanan pasien

Risiko & Komplikasi

Alat pemantau itu sendiri hampir tidak menimbulkan risiko, namun selang dan kateter yang dipasang sebagai bagian dari perawatan ICU memang membawa risiko komplikasi yang dikenal, dan pasien dalam kondisi kritis menghadapi risiko dari penyakit dasarnya itu sendiri, bukan hanya dari prosedur yang dilakukan.

  • Infeksi jalur sentral (central line): kateter (selang tipis) yang dipasang di pembuluh darah vena besar dapat memasukkan bakteri ke dalam aliran darah jika tidak dijaga kebersihannya dengan ketat
  • Komplikasi jalur arteri: selang tipis yang dimasukkan ke dalam arteri untuk mengukur tekanan darah secara terus-menerus dapat menyebabkan memar, pembekuan darah, atau dalam kasus yang jarang, berkurangnya aliran darah ke tangan
  • Pneumonia terkait ventilator (infeksi paru-paru): pasien yang menggunakan alat bantu napas selama beberapa hari memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi dada
  • Luka tekan (dekubitus): pasien yang tidak bisa bergerak sendiri berisiko mengalami kerusakan kulit di area yang menopang berat badan
  • Delirium (kebingungan mendadak): pasien ICU sering mengalami episode disorientasi yang bisa sangat mengganggu dan mungkin berlanjut setelah keluar dari ICU
  • Trombosis vena dalam (pembekuan darah di pembuluh vena kaki) akibat tidak bergerak dalam waktu lama
  • Dampak psikologis: kecemasan, gangguan tidur, dan stres pascatrauma sering terjadi setelah perawatan di ICU dan mungkin memerlukan dukungan lanjutan
  • Kelemahan otot: istirahat total di tempat tidur dalam waktu lama menyebabkan penurunan kekuatan otot yang cepat, yang kadang disebut kelemahan akibat ICU

Persiapan & Prosedur

Masuk ICU jarang direncanakan jauh-jauh hari, sehingga persiapan standar seperti puasa atau menghentikan obat sering kali tidak berlaku. Bila masuk ICU sudah dijadwalkan, misalnya setelah operasi besar yang direncanakan, tim bedah akan memberikan instruksi khusus tentang makan, minum, dan obat-obatan rutin mana yang harus diminum atau dihentikan sementara dalam beberapa hari sebelumnya.

Pengencer darah, obat diabetes, dan beberapa obat jantung biasanya dihentikan sementara atau disesuaikan sebelum prosedur yang direncanakan akan berujung pada perawatan ICU. Merokok dan konsumsi alkohol meningkatkan risiko komplikasi termasuk masalah pernapasan dan infeksi, sehingga tim biasanya menyarankan untuk menghentikan keduanya jauh-jauh hari sebelum operasi yang sudah dijadwalkan.

Beberapa pemeriksaan awal biasanya dilakukan sebelum atau segera setelah masuk ICU agar tim medis memiliki data awal untuk melacak perubahan. Pemeriksaan ini biasanya meliputi tes darah (darah lengkap, fungsi ginjal, fungsi hati, pembekuan darah), foto rontgen dada, dan EKG. Dalam beberapa situasi, CT scan atau USG juga ditambahkan.

Begitu pasien berada di ICU, tim perawatan menjalankan serangkaian langkah standar untuk memasang alat pemantau.

  • Pasien ditempatkan di tempat tidur ICU khusus dengan pencahayaan yang memadai.
  • Elektroda (bantalan perekat kecil) dipasang di dada untuk merekam irama jantung pada monitor jantung.
  • Pulse oximeter (klip kecil yang biasanya dipasang di ujung jari) dipasang untuk mengukur kadar oksigen dalam darah tanpa perlu jarum.
  • Manset tekanan darah dipasang di lengan untuk pembacaan otomatis berkala, atau jalur arteri dimasukkan ke arteri di pergelangan tangan untuk pengukuran tekanan darah yang terus-menerus.
  • Jalur intravena (IV) dipasang, sering kali di vena besar di leher atau dada, untuk mengalirkan cairan, obat-obatan, dan nutrisi langsung ke dalam aliran darah.
  • Kateter urin (selang tipis ke dalam kandung kemih) biasanya dipasang agar tim dapat mengukur volume urin dengan tepat, yang mencerminkan seberapa baik fungsi ginjal.
  • Bila pasien tidak bisa bernapas dengan cukup, selang pernapasan dimasukkan melalui mulut ke saluran udara dan dihubungkan ke ventilator.
  • Semua pembacaan dari setiap alat dikirim ke monitor pusat di stasiun perawatan, di mana alarm dipasang untuk memberi tahu staf segera jika ada nilai yang keluar dari batas aman.
  • Sampel darah diambil secara berkala, kadang setiap beberapa jam, untuk memeriksa kadar oksigen, karbon dioksida, elektrolit (garam-garam yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi), dan penanda lainnya.

Perawatan Setelah Tindakan

Pemulihan setelah perawatan di ICU sangat bergantung pada kondisi awal yang menyebabkan pasien masuk ICU, dan waktunya sangat bervariasi dari satu pasien ke pasien lain. Kebanyakan pasien dipindahkan dari ICU ke ruang perawatan khusus menengah atau bangsal umum begitu tanda-tanda vital mereka stabil dan mereka tidak lagi memerlukan pemantauan invasif terus-menerus atau bantuan ventilator.

  • Pemantauan berlanjut di bangsal umum dengan intensitas yang lebih rendah, dengan pemeriksaan rutin tekanan darah, denyut nadi, suhu, dan kadar oksigen.
  • Fisioterapi (latihan untuk memulihkan gerakan dan kekuatan pernapasan) biasanya dimulai sesegera mungkin setelah pasien mampu berpartisipasi dengan aman, bahkan saat masih di ICU.
  • Luka bekas pemasangan jalur vena sentral atau jalur arteri diperiksa secara rutin dan dijaga kebersihannya hingga sembuh.
  • Pasien yang pernah menggunakan ventilator mungkin memerlukan terapi wicara untuk membantu fungsi menelan, karena selang pernapasan dapat sementara memengaruhi refleks menelan.
  • Pemberian nutrisi dimulai kembali secara bertahap, diawali dengan cairan lalu beralih ke makanan lunak, di bawah panduan tim medis.
  • Jadwal kontrol lanjutan diatur untuk memantau pemulihan sistem organ yang paling terdampak, seperti jantung, ginjal, atau paru-paru.
  • Dukungan psikologis, termasuk konseling untuk stres pascatrauma dan kecemasan, sering direkomendasikan setelah perawatan ICU, baik untuk pasien maupun anggota keluarga yang mendampingi.
  • Mengemudi, kembali bekerja, dan aktivitas fisik dibatasi sesuai kondisi awal dan prosedur yang dilakukan. Tim yang merawat menetapkan batasan ini secara individual.
  • Sebagian pasien mendapat manfaat dari klinik tindak lanjut ICU khusus (kunjungan rawat jalan oleh spesialis khusus untuk pasien yang pernah dirawat di ICU) beberapa minggu setelah keluar dari rumah sakit.

Biaya & Faktor Penentunya

Perawatan ICU termasuk layanan rumah sakit yang paling mahal di seluruh dunia, dan biayanya sangat bervariasi tergantung pada berapa lama pasien dirawat, berapa banyak sistem organ yang memerlukan dukungan, dan jenis fasilitas apa yang memberikan perawatan tersebut. Dua pasien yang masuk dengan diagnosis yang sama bisa menghasilkan tagihan yang sangat berbeda jika satu sembuh dalam dua hari dan yang lain membutuhkan dua minggu.

  • Lama perawatan: biaya ICU hampir selalu dihitung per hari, dan satu minggu tambahan bisa melipatgandakan total biaya beberapa kali lipat.
  • Tingkat dukungan organ yang dibutuhkan: pasien yang memerlukan ventilator, dialisis terus-menerus, dan beberapa infus obat akan jauh lebih mahal dibandingkan pasien yang hanya memerlukan pemantauan.
  • Kelas rumah sakit dan negara: rumah sakit swasta di negara berpenghasilan tinggi mengenakan biaya per hari ICU yang jauh lebih tinggi daripada rumah sakit umum di negara berpenghasilan menengah, bahkan untuk perawatan yang setara.
  • Alat dan kateter invasif: kateter vena sentral, jalur arteri, dan kateter pemantau khusus ditagih secara terpisah di banyak rumah sakit.
  • Pemeriksaan laboratorium dan pencitraan: tes darah harian atau dua kali sehari, foto rontgen dada yang sering, CT scan, dan ekokardiografi (USG jantung) dapat menambah biaya dengan cepat.
  • Obat-obatan: antibiotik intravena dosis tinggi, vasopressor (obat penunjang tekanan darah), produk darah, dan obat penenang sering ditagih per dosis atau per kantong infus.
  • Konsultasi spesialis: dokter spesialis jantung, ginjal, saraf, atau penyakit infeksi yang dipanggil selama perawatan ICU biasanya ditagih sebagai biaya terpisah.
  • Rehabilitasi pasca-ICU: fisioterapi, terapi wicara, dan dukungan psikologis setelah dipindahkan ke bangsal umum mungkin atau mungkin tidak termasuk dalam paket.

Paket rumah sakit untuk perawatan ICU, bila tersedia, biasanya mencakup biaya tempat tidur dan keperawatan harian, alat pemantau standar, dan perlengkapan dasar. Hal-hal yang umumnya ditagih secara terpisah meliputi biaya konsultasi spesialis, pencitraan lanjutan, produk darah, alat yang ditanamkan, dan prosedur apa pun seperti trakeostomi (pembuatan lubang pernapasan di leher melalui operasi) yang dilakukan selama perawatan. Bila perawatan sudah direncanakan, selalu minta estimasi biaya terperinci secara tertulis dari rumah sakit sebelum masuk.

BPJS Kesehatan dan sebagian besar asuransi swasta Indonesia tidak menanggung biaya pengobatan yang dilakukan di luar negeri, yang berarti kebanyakan pasien yang berobat ke luar negeri membayar seluruhnya dari kantong sendiri atau melalui asuransi kesehatan internasional swasta yang secara khusus mencakup pertanggungan di luar negeri. Sebelum berangkat, mintalah estimasi biaya tertulis dari rumah sakit, pastikan dengan jelas apa yang termasuk dan tidak termasuk dalam paket, serta tanyakan proses penagihan jika perawatan berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. Langkah ini melindungi keluarga dari tekanan finansial yang tidak terduga di saat yang sudah penuh tekanan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama saya harus berada di ICU? Apakah ada jumlah sesi tertentu?

Tidak ada jumlah sesi yang pasti karena perawatan di ICU berlangsung terus-menerus sampai kondisi Anda cukup stabil untuk dipindahkan ke bangsal biasa. Sebagian besar pasien menjalani perawatan mulai dari beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada tingkat keparahan penyakit atau cedera dan seberapa cepat tubuh merespons pengobatan. Tim dokter spesialis perawatan kritis mengevaluasi perkembangan Anda setiap hari dan menentukan kapan Anda aman untuk dipindahkan ke ruangan dengan tingkat perawatan lebih rendah.

Seperti apa rasanya dipantau di ICU? Apakah terasa tidak nyaman?

Banyak pasien merasa suasana ICU terasa asing, meski tidak selalu terasa sakit. Beberapa alat pemantau bisa terasa tidak biasa atau membatasi gerak. Selang tipis yang dimasukkan ke pembuluh darah digunakan untuk memberikan cairan dan obat-obatan serta memantau tekanan darah dari dalam, dan Anda mungkin juga menggunakan selang napas jika paru-paru membutuhkan bantuan. Tim medis akan terus berusaha membuat Anda senyaman mungkin dengan menyesuaikan kadar sedasi (obat penenang yang membuat Anda tetap tenang dan mengantuk) serta pereda nyeri selama Anda dirawat.

Kapan perawatan ICU mulai menunjukkan hasil? Kapan kondisi saya akan membaik?

Waktu pemulihan sangat bervariasi dan bergantung pada kondisi yang mendasari penyakit, sehingga tidak ada patokan waktu yang sama untuk semua pasien. Sebagian pasien mulai stabil dalam 24 hingga 48 jam, sementara pasien dengan kondisi lebih kompleks mungkin membutuhkan waktu lebih lama sebelum dokter melihat tanda-tanda pemulihan yang jelas. Alat pemantau di ICU memberikan informasi secara langsung kepada tim medis, sehingga setiap perubahan kondisi Anda dapat segera diketahui dan ditangani.

Berapa biaya perawatan ICU?

Biaya ICU dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berbeda-beda setiap kasus, antara lain lama rawat inap, jenis dukungan organ yang dibutuhkan (seperti ventilator atau alat bantu napas), jumlah dan jenis alat pemantau yang digunakan, serta kelas rumah sakit yang menangani Anda. Karena faktor-faktor ini bisa berubah dari hari ke hari, cara paling tepat untuk mengetahui perkiraan biaya adalah dengan meminta estimasi tertulis langsung dari rumah sakit.

Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap kondisi berbeda. Dokter Anda yang menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.

Tanya dokter kami soal tindakan ini

Ceritakan kondisi Anda. Dokter kami bantu jelaskan Pemantauan Perawatan Intensif, carikan spesialis yang menanganinya, dan siapkan perkiraan biaya dari rumah sakit.

Dr. Ratu LuckyDr. Nabilla Risdiana
Dr. Ratu Lucky · Dr. Nabilla Risdiana
Online sekarang

Didampingi dokter kami sampai perawatan selesai. Tanpa biaya untuk Anda.

Dokter spesialis Anestesiologi & Perawatan Kritis

Dr. Mohd Suhaimi TajudinDr. Mohd Suhaimi Tajudin

Anaesthesiology & Critical Care · Rawang

Consultant anaesthesiologist specializing in chronic pain management, perioperative care, and critical care medicine.

Kondisi yang ditangani

Chronic Pain Management · Interventional Pain Procedures

Lihat profil
Datin Dr. Vanitha SivanaserDatin Dr. Vanitha Sivanaser

31+ tahun pengalaman · Anaesthesiology & Critical Care · Kuala Lumpur

Senior consultant specializing in neuroanaesthesia, awake craniotomy and neuro critical care.

Kondisi yang ditangani

Neuroanestesia · Kraniotomi Terjaga

Lihat profil
Dr. Lee Shiuh FeeDr. Lee Shiuh Fee

15+ tahun pengalaman · Anaesthesiology & Critical Care · Kota Kinabalu

Konsultan residen di bidang anestesiologi & perawatan kritis di KPJ Sabah Specialist Hospital. Memegang gelar MBBS.

Kondisi yang ditangani

Anestesi Bedah · Manajemen Nyeri

Lihat profil
Lihat semua dokter

Rumah sakit untuk Anestesiologi & Perawatan Kritis

Rumah sakit mitra kami yang menangani bidang Anestesiologi & Perawatan Kritis.

KPJ Perdana Specialist Hospital
MSQH
Google4.9/5(3,889 reviews)

KPJ Perdana Specialist Hospital

Kota Bharu

Rumah Sakit KPJ Perdana Specialist Hospital (KPJ Perdana) adalah rumah sakit swasta ke-11 di bawah KPJ Healthcare Berhad, dan berlokasi strategis di jantung Kota Bharu Bandar Raya Islam di Kelantan. KPJ Perdana memiliki kapasitas 151 tempat tidur, memastikan dapat melayani sejumlah besar pasien. Rumah sakit ini menawarkan berbagai layanan medis yang komprehensif, melayani kebutuhan rawat jalan maupun rawat inap, dan dilengkapi dengan fasilitas modern, memastikan pasien menerima kemajuan terkini dalam teknologi medis dan perawatan. Rumah sakit ini memulai layanan rawat jalan pada Desember 2001, menunjukkan komitmennya untuk melayani masyarakat selama bertahun-tahun. Selanjutnya, layanan rawat inap diperkenalkan pada April 2002, memperluas kemampuannya untuk menangani kasus medis yang lebih kompleks. KPJ Perdana mengutamakan pendekatan yang berpusat pada pasien dengan tim yang berdedikasi untuk memberikan perawatan yang etis, efisien, dan penuh kasih sayang. Rumah sakit ini sangat mementingkan pemenuhan kebutuhan pasien, memastikan mereka menerima layanan kesehatan terbaik selama masa perawatan. Melalui dedikasinya yang teguh terhadap keunggulan dan kepuasan pasien, KPJ Perdana terus memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dikenal untuk

JantungBedah umumKandungan & kebidanan

Bahasa

Bahasa Indonesia · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
KPJ Penang Specialist Hospital
JCIMSQHISO
Google4.9/5(13,006 reviews)

KPJ Penang Specialist Hospital

Bukit Mertajam

Rumah sakit swasta tersier terkemuka di Penang yang menawarkan layanan spesialis multidisiplin, diagnostik canggih, serta layanan kardiologi, ortopedi, dan onkologi.

Dikenal untuk

JantungBedah umumGinjal

Bahasa

Bahasa Melayu · English

Lihat profil
Gleneagles Hospital Kota Kinabalu
JCIMSQHISO
Google4.9/5(2,253 reviews)

Gleneagles Hospital Kota Kinabalu

Kota Kinabalu

Gleneagles Hospital Kota Kinabalu adalah rumah sakit swasta tersier terakreditasi MSQH di Sabah, bagian dari IHH Healthcare. Rumah sakit ini menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia ke Malaysia Timur dengan tim multidisiplin di lebih dari 35 spesialisasi, yang diperkuat oleh Pusat Kardiovaskular & Paru serta Pusat Otak & Saraf.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaOtak & saraf

Bahasa

Mandarin · Arabic · Cantonese · Bahasa Bahasa Melayu

Lihat profil
Thomson Medical Centre
ISO
Google4.8/5(5,187 reviews)

Thomson Medical Centre

Singapore

Rumah sakit swasta terkemuka di Singapura untuk wanita dan anak-anak, terkenal dalam layanan persalinan, pediatri, fertilitas dan perawatan ginekologi sejak 1979.

Dikenal untuk

THTKandungan & kebidananTulang & sendi

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesia · Tamil · Bahasa Melayu

Lihat profil
Gleneagles Hospital Penang
JCIMSQH
Google4.7/5(920 reviews)

Gleneagles Hospital Penang

George Town

Bagian dari grup IHH Healthcare dengan layanan wisata medis yang komprehensif.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaGinjal

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesia · Tamil · Bahasa Melayu

Lihat profil
Sunway Medical Centre, Sunway City
JCIMSQHACHS
Google4.7/5(16,548 reviews)

Sunway Medical Centre, Sunway City

Kuala Lumpur

Didirikan pada November 1999, Sunway Medical Centre, Sunway City, adalah rumah sakit kuarterner swasta terkemuka yang dikenal karena keunggulan klinis dan komitmennya terhadap inovasi medis. Sebagai pemimpin global dalam layanan kesehatan, kami bangga menjadi rumah sakit swasta pertama di Malaysia yang diakreditasi oleh tiga akreditasi internasional dan lokal utama: Joint Commission International (JCI) dari Amerika Serikat, Australian Council on Healthcare Standards (ACHS) International, dan Malaysian Society for Quality & Health (MSQH).

Dikenal untuk

JantungGinjalKandungan & kebidanan

Bahasa

Japanese · Bahasa Indonesia · English

Lihat profil
Beacon Hospital Sdn Bhd
JCI
Google4.6/5(5,068 reviews)

Beacon Hospital Sdn Bhd

Petaling Jaya

Rumah sakit spesialis kanker dan multidisiplin di Malaysia yang dikenal dengan radioterapi canggih dan perawatan yang dipersonalisasi.

Dikenal untuk

Bedah sarafKankerMata

Bahasa

Mandarin · Cantonese · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
UCSI Hospital
MSQHACHSISO
Google4.6/5(3,207 reviews)

UCSI Hospital

Kuala Lumpur

Rumah sakit pengajaran modern di Kuala Lumpur yang menawarkan layanan medis komprehensif didukung oleh keunggulan riset UCSI University.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaBedah umum

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesian · Tamil · Bahasa Malaysia

Lihat profil
Medifly

Rekomendasi dari dokter untuk operasi dan kasus kompleks di luar negeri. Tim medis kami mempelajari kasus Anda dan menyebutkan spesialis yang sebaiknya menangani Anda.

Pindai untuk chat di WhatsApp. Setiap pesan dibaca dokter

Pindai untuk chat di WhatsApp. Setiap pesan dibaca dokter

Tanya AI tentang Medifly

ChatGPTClaudePerplexityGrok

Medifly

  • Cara kerjanya
  • Dokter
  • Rumah Sakit
  • Paket
  • Tindakan
  • Cerita pasien
  • MediTalk
  • Blog

Perusahaan

  • Tentang Medifly
  • Hubungi kami
  • Semua halaman

Destinasi

  • Malaysia
  • Thailand
  • Singapura
  • Indonesia
  • Korea Selatan
  • Jepang
  • Semua destinasi

Berobat ke luar negeri

  • Jantung
  • Kanker
  • Program hamil di Malaysia
  • Saraf
  • Tulang & sendi
  • Semua kondisi

Spesialisasi

  • Jantung
  • Kanker
  • Fertilitas
  • Otak & saraf
  • Tulang & sendi
  • Semua spesialisasi

Terhubung

  • YouTube
  • Instagram
  • LinkedIn

Medifly mengoordinasikan perawatan dengan rumah sakit mitra. Kami tidak memberikan saran medis, diagnosis, atau pengobatan. Disclaimer lengkap →

© 2026 Medifly. Hak cipta dilindungi.

Kebijakan PrivasiDisclaimer
Bahasa:·
BerandaRumah SakitDokterPaket