Sekilas
Funduskopi adalah pemeriksaan mata yang memungkinkan dokter melihat langsung bagian dalam dinding belakang mata, yang disebut fundus, mencakup retina (lapisan peka cahaya), diskus optikus (titik masuknya saraf mata), serta pembuluh darah yang melintas di atasnya.
Dokter menggunakan cahaya terang dan lensa khusus yang diarahkan melalui pupil untuk memeriksa struktur-struktur ini secara rinci. Karena retina dan pembuluh darahnya dapat dilihat tanpa sayatan apa pun, pemeriksaan ini bisa mengungkap tanda-tanda penyakit bukan hanya pada mata, tetapi juga pada organ lain seperti tekanan darah tinggi atau diabetes.
Kondisi Medis
Funduskopi dianjurkan setiap kali dokter perlu menilai kondisi retina, saraf mata, atau pembuluh darah di bagian belakang mata. Pemeriksaan ini digunakan baik untuk mendiagnosis masalah baru maupun untuk memantau kondisi yang sudah diketahui.
- Retinopati diabetik: kerusakan pembuluh darah retina akibat kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama.
- Retinopati hipertensif: perubahan pada pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi yang menahun.
- Glaukoma: tekanan tinggi di dalam mata yang merusak saraf mata.
- Degenerasi makula terkait usia (AMD): kerusakan pada bagian tengah retina yang memengaruhi ketajaman penglihatan.
- Ablasi retina: kondisi ketika retina terlepas dari dinding belakang mata, menyebabkan kehilangan penglihatan mendadak.
- Papiledema: pembengkakan diskus optikus yang dapat menjadi tanda tekanan tinggi di dalam tengkorak.
- Oklusi vena atau arteri retina: penyumbatan pada pembuluh darah yang memasok retina.
- Kehilangan penglihatan atau gangguan visual yang tidak jelas sebabnya, seperti floater (bayangan melayang) atau kilatan cahaya.
- Skrining rutin pada pasien dengan diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat penyakit mata dalam keluarga.
Funduskopi adalah pemeriksaan yang sangat aman, sehingga jarang ada kondisi yang benar-benar menghalanginya. Dalam kasus tertentu, pemeriksaan bisa sulit dilakukan jika pasien tidak dapat membuka mata dengan cukup, pupilnya sangat kecil dan tidak merespons tetes pelebaran, atau ada kekeruhan di bagian depan mata seperti katarak padat (lensa mata yang keruh) yang menghalangi pandangan ke arah fundus.
Risiko & Komplikasi
Funduskopi adalah salah satu pemeriksaan paling aman dalam dunia kedokteran dan hampir tidak membawa risiko apa pun. Efek yang perlu diperhatikan hanya berkaitan dengan tetes mata pelebaran pupil, yang pun tidak selalu digunakan.
- Penglihatan kabur sementara dan kepekaan terhadap cahaya selama dua hingga empat jam setelah tetes pelebaran pupil digunakan. Kondisi ini akan pulih sendiri.
- Kesulitan mengemudi setelah pemeriksaan akibat penglihatan dekat yang kabur, sehingga pasien disarankan menyiapkan transportasi terlebih dahulu.
- Rasa perih atau iritasi ringan saat tetes mata diberikan, yang hanya berlangsung beberapa detik.
- Sangat jarang, tetes pelebaran pupil dapat memicu serangan glaukoma sudut tertutup akut pada orang yang sudah memiliki sudut drainase mata yang sempit. Dokter akan menilai risiko ini sebelum pemeriksaan.
- Pada sebagian kecil pasien dengan kondisi sistemik tertentu, tetes pelebaran dapat menyebabkan peningkatan sementara pada denyut jantung atau tekanan darah, meski ini tidak umum terjadi.
Persiapan & Prosedur
Funduskopi biasanya tidak memerlukan puasa, perubahan obat-obatan rutin, atau diet khusus. Karena pemeriksaan ini tidak melukai tubuh, persiapan utama berfokus pada kondisi mata dan rencana transportasi pada hari pemeriksaan.
Jika tetes pelebaran pupil akan digunakan, pasien diminta untuk tidak mengemudi sendiri setelah janji temu, karena penglihatan dekat akan tetap kabur selama beberapa jam. Lensa kontak biasanya tidak dapat dipakai pada hari yang sama dengan pelebaran pupil, sehingga kacamata lebih disarankan saat berkunjung. Sampaikan kepada dokter tentang tetes mata yang sudah digunakan, riwayat operasi mata, alergi terhadap tetes mata, serta apakah ada anggota keluarga yang pernah menderita glaukoma.
Beberapa tes atau pengukuran mungkin dilakukan bersamaan dengan funduskopi, tergantung pada apa yang ingin diperiksa oleh dokter.
- Tes ketajaman penglihatan: membaca grafik huruf untuk mengukur seberapa tajam penglihatan Anda.
- Pengukuran tekanan dalam bola mata (tonometri): pemeriksaan cepat untuk mengecek tekanan di dalam masing-masing mata.
- Pemeriksaan slit-lamp: pemeriksaan dengan mikroskop khusus pada bagian depan mata sebelum melihat bagian belakangnya.
- Optical coherence tomography (OCT): pemindaian yang menghasilkan gambar penampang lapisan retina secara rinci, kadang dijadwalkan pada kunjungan yang sama.
Prosedur itu sendiri mengikuti urutan yang sederhana, meskipun langkah-langkah dan waktunya tergantung pada apakah pelebaran pupil digunakan atau tidak.
- 1. Pasien duduk di ruangan yang remang dan dokter memeriksa kesehatan mata serta penglihatan secara umum.
- 2. Jika pelebaran direncanakan, satu atau dua jenis tetes mata diteteskan ke masing-masing mata. Tetes ini membutuhkan sekitar lima belas hingga tiga puluh menit untuk melebarkan pupil sepenuhnya.
- 3. Dokter meredupkan ruangan lebih jauh dan meminta Anda melihat ke berbagai arah sementara cahaya terang dan lensa didekatkan ke mata Anda.
- 4. Pada funduskopi langsung, oftalmoskop genggam (alat kecil seperti senter) digunakan beberapa sentimeter dari mata. Pada funduskopi tidak langsung, dokter menggunakan lampu kepala dan memegang lensa yang lebih lebar dari jarak yang lebih jauh untuk melihat area retina yang lebih luas.
- 5. Dokter memeriksa diskus optikus, pembuluh darah retina, makula (area tengah yang bertanggung jawab atas ketajaman penglihatan), dan retina perifer.
- 6. Pemeriksaan itu sendiri biasanya berlangsung lima hingga lima belas menit. Anda mungkin melihat bintik atau warna terang sebentar setelah cahaya dijauhkan; ini akan hilang dengan cepat.
Perawatan Setelah Tindakan
Funduskopi hampir tidak membutuhkan waktu pemulihan. Kebanyakan orang dapat kembali ke aktivitas normal dalam beberapa jam, setelah efek tetes pelebaran pupil mereda.
- Hindari mengemudi setidaknya dua hingga empat jam setelah tetes pelebaran digunakan, atau hingga penglihatan dekat terasa normal kembali.
- Pakai kacamata hitam saat berada di luar ruangan segera setelah pemeriksaan, karena pupil yang melebar membiarkan lebih banyak cahaya masuk dan sinar matahari terang bisa terasa tidak nyaman.
- Hindari membaca atau menatap layar dalam jarak dekat sampai kekaburan akibat pelebaran mereda, biasanya dalam beberapa jam.
- Pengguna lensa kontak sebaiknya menunggu hingga pelebaran pupil benar-benar pulih sebelum memasang lensa kembali.
- Jika dokter menemukan perubahan yang perlu diperhatikan, pemeriksaan lanjutan seperti OCT atau angiografi fluoresein (tes di mana zat pewarna disuntikkan ke pembuluh darah vena dan difoto saat melewati pembuluh retina) mungkin akan dijadwalkan.
- Pasien dengan kondisi kronis seperti diabetes atau tekanan darah tinggi biasanya dijadwalkan untuk funduskopi ulang secara berkala, sesuai kesepakatan dengan dokter mata.
- Segera laporkan kepada dokter jika terjadi perubahan penglihatan mendadak, munculnya floater baru, kilatan cahaya, atau nyeri pada mata, terlepas dari kapan funduskopi terakhir dilakukan.
Biaya & Faktor Penentunya
Biaya pemeriksaan funduskopi bervariasi cukup besar tergantung di mana dilakukan, peralatan apa yang digunakan, dan apakah tes tambahan dijadwalkan pada kunjungan yang sama.
- Kompleksitas dan alasan rujukan: pemeriksaan skrining pada pasien sehat lebih sederhana dan cepat dibandingkan penilaian mendalam untuk retinopati diabetik lanjut atau dugaan ablasi retina.
- Kelas rumah sakit dan negara tujuan: rumah sakit mata tersier atau rumah sakit internasional di kota besar umumnya mengenakan biaya lebih tinggi dibandingkan klinik lokal, bahkan untuk pemeriksaan yang sama.
- Jenis funduskopi: funduskopi tidak langsung menggunakan peralatan wide-field (bidang pandang luas) lebih mahal dibandingkan pemeriksaan langsung dasar dengan oftalmoskop genggam.
- Pelebaran pupil: jika tetes pelebaran digunakan, ini menambah biaya kecil dan memperpanjang waktu kunjungan, yang dapat memengaruhi biaya konsultasi.
- Pencitraan tambahan: OCT, foto fundus (foto bagian belakang mata), atau angiografi fluoresein biasanya ditagih secara terpisah dan dapat menambah total biaya secara signifikan.
- Biaya konsultasi spesialis: tarif dokter spesialis mata bervariasi berdasarkan senioritas, keahlian subspesialisasi, dan institusi.
- Kunjungan berulang: kondisi seperti retinopati diabetik atau glaukoma memerlukan pemantauan berkelanjutan, sehingga total biaya dari waktu ke waktu lebih tinggi dibandingkan satu kali kunjungan.
Paket rumah sakit untuk funduskopi kadang mencakup konsultasi, pemeriksaan, tetes pelebaran, dan laporan dasar dalam satu harga. Foto fundus atau pencitraan OCT sering kali ditagih secara terpisah. Jika pemeriksaan mengarah ke prosedur lanjutan atau pengobatan, biaya tersebut dihitung di luar paket.
BPJS Kesehatan dan sebagian besar asuransi kesehatan swasta Indonesia tidak menanggung biaya perawatan medis yang dilakukan di luar negeri. Pasien yang memilih funduskopi di luar negeri biasanya membayar dari dana pribadi atau melalui asuransi kesehatan swasta internasional yang secara eksplisit menanggung pemeriksaan mata rawat jalan di luar negeri. Sebelum berangkat, mintalah estimasi biaya tertulis yang merinci setiap item secara terpisah dari pihak rumah sakit. Langkah ini melindungi Anda dari tagihan tak terduga dan memudahkan pengajuan klaim ke pihak asuransi jika sebagian biaya ternyata dapat diganti.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah funduskopi terasa sakit?
Funduskopi tidak terasa sakit. Dokter akan meneteskan obat tetes mata untuk melebarkan pupil (lingkaran hitam di tengah mata), yang mungkin terasa sedikit perih selama beberapa detik, tetapi pemeriksaannya sendiri hanya melibatkan cahaya terang yang diarahkan ke mata Anda.
Bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum funduskopi?
Anda tidak perlu berpuasa sebelum funduskopi. Dokter akan meneteskan obat pelebaran pupil sekitar 20 hingga 30 menit sebelum pemeriksaan, jadi sebaiknya minta seseorang untuk mengantar Anda pulang karena penglihatan akan tampak kabur dan mata akan lebih sensitif terhadap cahaya selama beberapa jam setelah itu.
Berapa lama funduskopi berlangsung?
Pemeriksaan mata itu sendiri biasanya memakan waktu 5 hingga 15 menit, meskipun total waktu di klinik bisa lebih lama karena obat tetes pelebaran pupil membutuhkan waktu untuk bekerja. Secara keseluruhan, Anda perlu menyiapkan waktu sekitar satu jam di klinik.
Berapa biaya funduskopi?
Biayanya dipengaruhi oleh apakah tetes mata pelebaran sudah termasuk, kelas rumah sakit atau klinik yang Anda pilih, serta apakah dokter menggunakan alat genggam biasa atau kamera khusus yang dapat merekam gambar bagian belakang mata. Perkiraan biaya tertulis dari rumah sakit adalah cara terbaik untuk mendapatkan angka yang akurat sebelum Anda memutuskan.
Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap kondisi berbeda. Dokter Anda yang menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.







