Sekilas
Kardioversi adalah prosedur medis yang mengembalikan irama jantung yang tidak normal ke irama yang normal, dengan cara memberikan kejutan listrik yang terukur dan tepat waktu ke jantung.
Jantung berdetak karena sinyal listrik mengalir melaluinya dengan pola yang teratur. Ketika pola itu terganggu, jantung bisa berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Kardioversi mengirimkan pulsa listrik singkat melalui dinding dada dan masuk ke otot jantung, menghentikan sinyal yang salah, dan memberi kesempatan kepada pacu jantung alami tubuh untuk mengambil alih dan memulihkan irama yang stabil.
Kondisi Medis
Kardioversi digunakan ketika jantung berdetak dalam irama yang tidak normal, yang disebut aritmia (gangguan irama jantung), dan kondisi itu tidak membaik dengan obat-obatan atau menyebabkan gejala serius seperti sesak napas, nyeri dada, atau hampir pingsan.
- Fibrilasi atrium (FA), di mana ruang atas jantung bergetar alih-alih berdetak dengan benar, adalah alasan paling umum dilakukannya kardioversi.
- Flutter atrium, yaitu irama cepat tapi lebih teratur di ruang atas jantung.
- Takikardia supraventrikular (TSV), yaitu detak jantung cepat yang berasal dari atas bilik bawah jantung.
- Takikardia ventrikular (TV), irama yang sangat cepat dan berbahaya di bilik bawah jantung, pada pasien yang masih memiliki denyut nadi.
Kardioversi tidak cocok untuk semua orang. Dokter jantung akan memeriksa riwayat medis lengkap pasien sebelum merekomendasikan prosedur ini.
- Pasien yang sudah lama mengalami FA tanpa pengobatan mungkin berisiko lebih tinggi mengalami gumpalan darah yang terlepas saat prosedur dilakukan.
- Aritmia tertentu yang disebabkan oleh toksisitas digoksin (reaksi terhadap obat jantung tertentu) umumnya tidak ditangani dengan cara ini.
- Orang dengan penyakit jantung stadium lanjut atau sick sinus syndrome (gangguan pada simpul pacu jantung alami) mungkin memerlukan pendekatan yang berbeda.
- Prosedur ini ditunda jika kadar obat pengencer darah belum berada dalam kisaran yang aman.
Risiko & Komplikasi
Kardioversi umumnya dianggap sebagai prosedur yang berisiko rendah, tetapi seperti semua tindakan medis, ada beberapa komplikasi yang dikenal.
- Kemerahan pada kulit atau luka bakar ringan di area tempat bantalan elektrode dipasang, yang biasanya sembuh sendiri dalam beberapa hari.
- Tekanan darah rendah sesaat setelah kejutan listrik, yang dipantau ketat oleh tim medis.
- Aritmia yang kembali muncul beberapa jam, hari, atau minggu kemudian, yang merupakan masalah jangka panjang yang paling sering terjadi.
- Lepasnya gumpalan darah dari jantung yang dapat berpindah ke otak dan menyebabkan stroke. Risiko inilah mengapa dokter mengharuskan penggunaan obat pengencer darah sebelumnya.
- Munculnya irama jantung yang berbeda atau baru setelah prosedur, yang biasanya dapat segera ditangani oleh tim medis.
- Kebingungan atau disorientasi sementara akibat sedasi singkat yang digunakan, terutama pada pasien usia lanjut.
- Dalam kasus yang jarang, cedera pada otot jantung. Ini tidak umum terjadi dengan peralatan modern dan teknik yang hati-hati.
Persiapan & Prosedur
Persiapan biasanya dimulai beberapa hari atau bahkan beberapa minggu sebelum prosedur, bukan hanya pada pagi hari saat tindakan dilakukan.
Sebagian besar dokter jantung mengharuskan pasien mengonsumsi obat pengencer darah selama beberapa minggu sebelumnya untuk mengurangi risiko terlepasnya gumpalan darah saat kejutan listrik diberikan. Dalam situasi mendesak tertentu, ekokardiografi (USG jantung) mungkin dilakukan terlebih dahulu untuk memeriksa adanya gumpalan di dalam jantung. Merokok dan minum alkohol sebaiknya dihindari menjelang prosedur, karena keduanya memengaruhi respons jantung terhadap pengobatan.
Pada hari prosedur, pasien diminta untuk berhenti makan dan minum, biasanya setidaknya enam jam sebelumnya, karena obat penenang singkat akan diberikan. Tim perawatan juga akan meninjau obat-obatan rutin pasien dan mungkin meminta pasien untuk menghentikan sementara atau menyesuaikan beberapa di antaranya.
Pemeriksaan yang biasanya dilakukan sebelum kardioversi meliputi:
- EKG (elektrokardiogram), yang merekam aktivitas listrik jantung dan mengonfirmasi jenis aritmia.
- Tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal, kadar elektrolit (garam dan mineral), serta kadar obat pengencer darah.
- Ekokardiografi untuk melihat struktur jantung dan memeriksa adanya gumpalan, jika belum dilakukan sebelumnya.
- Foto rontgen dada dalam beberapa kasus untuk menyingkirkan masalah pada paru-paru.
Prosedur kardioversi sendiri mengikuti urutan yang konsisten, meskipun langkah-langkahnya mungkin sedikit berbeda antar rumah sakit:
- 1. Pasien berganti pakaian dengan baju rumah sakit dan berbaring di tempat tidur prosedur.
- 2. Elektrode EKG (tempel kecil) dipasang di dada, lengan, dan kaki untuk memantau jantung secara terus-menerus.
- 3. Jarum kecil dimasukkan ke pembuluh darah vena di lengan atau tangan untuk memberikan cairan dan obat.
- 4. Obat penenang atau anestesi ringan diberikan melalui vena agar pasien tertidur dan tidak merasakan apa pun.
- 5. Bantalan elektrode perekat dipasang di dada dan terkadang di punggung. Bantalan ini yang akan mengalirkan kejutan listrik.
- 6. Mesin diisi daya dan disinkronkan dengan detak jantung pasien menggunakan sinyal EKG. Sinkronisasi inilah yang membedakan kardioversi dari defibrilasi (kejutan darurat yang digunakan pada henti jantung).
- 7. Kejutan listrik diberikan. Otot pasien mungkin berkontraksi sebentar, tetapi karena efek obat penenang, hal ini tidak dirasakan.
- 8. EKG segera diperiksa untuk melihat apakah irama jantung telah kembali normal.
- 9. Jika kejutan pertama belum sepenuhnya efektif, dokter dapat mengulanginya dengan pengaturan energi yang lebih tinggi.
- 10. Setelah irama yang ditargetkan tercapai, efek obat penenang dibiarkan mereda dan pasien dipindahkan ke area pemulihan.
Perawatan Setelah Tindakan
Sebagian besar pasien menghabiskan beberapa jam di area pemulihan yang dipantau sebelum pulang pada hari yang sama, meskipun rawat inap semalam kadang direncanakan tergantung pada kondisi pasien dan kebijakan rumah sakit.
- Pemantauan irama jantung dilanjutkan setidaknya satu hingga beberapa jam setelah prosedur untuk mendeteksi kekambuhan aritmia yang segera terjadi.
- Mengemudi tidak diizinkan pada hari prosedur karena efek obat penenang; pendamping harus disiapkan sebelumnya.
- Obat pengencer darah biasanya dilanjutkan selama beberapa minggu setelah kardioversi, dan terkadang jangka panjang, untuk mengurangi risiko stroke.
- Kemerahan pada kulit di area bantalan elektrode dapat diredakan dengan pelembab ringan; tim perawatan akan memberikan saran mengenai ini.
- Aktivitas fisik berat biasanya dibatasi untuk sementara waktu, dengan jadwal yang ditentukan oleh dokter jantung berdasarkan kondisi masing-masing pasien.
- EKG lanjutan atau janji temu rawat jalan biasanya dijadwalkan dalam beberapa minggu ke depan untuk memastikan irama jantung tetap stabil.
- Obat-obatan untuk mencegah kembalinya aritmia sering diresepkan bersamaan dengan prosedur ini, dan kontrol kardiologi rutin menjadi bagian dari penanganan jangka panjang.
- Penyesuaian gaya hidup seperti membatasi alkohol, menangani sleep apnea (gangguan pernapasan saat tidur), dan mengendalikan tekanan darah mendukung hasil yang lebih tahan lama.
Biaya & Faktor Penentunya
Biaya kardioversi sangat bervariasi tergantung pada tempat dilakukannya, seberapa mendesak kebutuhannya, dan perawatan tambahan apa yang diperlukan di sekitarnya.
- Kompleksitas aritmia: prosedur pertama yang sederhana biayanya lebih rendah dibandingkan kardioversi ulang atau yang digabungkan dengan pemeriksaan jantung lain pada hari yang sama.
- Kelas rumah sakit dan negara: prosedur yang sama di rumah sakit swasta di kota besar, rumah sakit pendidikan negeri, atau pusat jantung spesialis di negara lain dapat memiliki harga yang sangat berbeda.
- Pengaturan layanan: kardioversi yang direncanakan secara elektif di unit prosedur rawat jalan biasanya dihargai berbeda dari yang dilakukan sebagai bagian dari kondisi darurat atau rawat inap.
- Lama rawat inap: sebagian besar pasien pulang pada hari yang sama, tetapi pemantauan semalam menambah biaya tagihan.
- Pencitraan jantung: ekokardiografi yang dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan awal kadang sudah termasuk dalam paket, kadang ditagih terpisah.
- Biaya anestesi atau sedasi: obat penenang yang digunakan selama kardioversi biasanya diberikan oleh dokter anestesi, yang tarifnya mungkin terpisah dari biaya prosedur.
- Tes darah dan pemantauan EKG: pemeriksaan sebelum dan sesudah prosedur terkadang sudah termasuk dalam paket, terkadang ditagih per item.
- Obat-obatan lanjutan: obat pengencer darah yang diresepkan beberapa minggu sebelum dan sesudah prosedur merupakan biaya tambahan di luar prosedur itu sendiri.
Paket rumah sakit untuk kardioversi biasanya mencakup biaya ruang prosedur, perawatan keperawatan, sedasi, dan pemantauan dasar. Item yang umumnya ditagih secara terpisah meliputi biaya konsultasi dokter jantung, ekokardiografi, tes darah, dan obat-obatan yang dibawa pulang.
Bagi pasien Indonesia, BPJS Kesehatan dan sebagian besar asuransi swasta dalam negeri tidak menanggung biaya pengobatan yang dilakukan di luar negeri. Pasien yang memilih menjalani kardioversi di luar negeri umumnya membayar sendiri atau menggunakan asuransi kesehatan swasta internasional yang secara eksplisit mencakup prosedur jantung yang direncanakan. Sebelum berangkat, meminta estimasi biaya tertulis dari rumah sakit yang merinci setiap komponen adalah cara praktis untuk memahami total komitmen finansial dan menghindari tagihan tak terduga saat keluar dari rumah sakit.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kardioversi perlu dilakukan berapa kali?
Kebanyakan pasien hanya memerlukan satu kali tindakan, meskipun pada sebagian orang prosedur ini perlu diulang jika irama jantung yang tidak normal kembali muncul. Dokter jantung Anda akan memantau irama jantung setelah tindakan dan menentukan apakah perlu dilakukan sesi ulang atau penyesuaian obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
Apakah kardioversi terasa sakit? Rasanya seperti apa?
Anda akan diberi obat penenang jangka pendek agar tertidur selama kejutan listrik diberikan, sehingga Anda tidak akan merasakan nyeri saat prosedur berlangsung. Setelahnya, beberapa orang merasakan sedikit nyeri di dada atau kemerahan pada kulit di area penempelan elektroda, namun biasanya hilang dalam sehari.
Seberapa cepat saya bisa tahu apakah kardioversi berhasil?
Tim dokter dapat langsung mengetahui apakah irama jantung Anda sudah kembali normal, karena mereka memantau grafik jantung Anda di monitor sepanjang prosedur berlangsung. Meskipun irama jantung sudah membaik segera setelah tindakan, dokter biasanya tetap meresepkan pengencer darah dan obat pengatur irama jantung untuk beberapa waktu ke depan guna mengurangi kemungkinan irama jantung kembali terganggu.
Berapa biaya kardioversi?
Biayanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kelas dan fasilitas rumah sakit, lamanya pemantauan yang diperlukan sebelum dan sesudah tindakan, serta jenis obat penenang yang digunakan. Meminta estimasi biaya tertulis langsung dari rumah sakit adalah cara paling tepat untuk mendapatkan angka yang akurat sesuai kondisi Anda.
Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap kondisi berbeda. Dokter Anda yang menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.







