Medifly
DokterRumah SakitSpesialisasiPaketTentang
Chat dengan Aira
Medifly
SpesialisasiOnkologiTerapi Sel CAR-T
Terapeutik

Terapi Sel CAR-T

Diperbarui 12 Agustus 2026·OnkologiHematologi

Terapi Sel CAR-T tersedia di jaringan rumah sakit mitra kami, dengan 55 rumah sakit yang menangani bidang Onkologi. Tim kami bantu carikan rumah sakit dan dokter yang tepat, lengkap dengan perkiraan biaya sebelum Anda berangkat.

RingkasanKondisi MedisRisiko & KomplikasiPersiapan & ProsedurPerawatan Setelah TindakanBiaya & Faktor PenentunyaPertanyaan yang Sering DiajukanRumah Sakit

Sekilas

Terapi sel CAR-T adalah pengobatan di mana sel imun pasien sendiri diprogram ulang secara genetik di laboratorium agar dapat mengenali dan menghancurkan sel kanker.

Sel T (sejenis sel darah putih yang biasanya bertugas melawan infeksi) diambil dari darah pasien, lalu dimodifikasi sehingga setiap sel memiliki protein baru di permukaannya yang disebut chimeric antigen receptor, atau CAR. Protein ini bekerja seperti kunci yang pas untuk membuka gembok tertentu di permukaan sel kanker. Setelah diinfuskan kembali ke tubuh, sel-sel yang telah diprogram ulang ini mencari sel kanker yang memiliki gembok tersebut, menempel pada sel itu, dan menghancurkannya. Sel yang telah dimodifikasi juga berkembang biak di dalam tubuh, sehingga satu kali infus dapat menghasilkan jutaan sel pejuang kanker.

Di halaman ini
Kondisi MedisRisiko & KomplikasiPersiapan & ProsedurPerawatan Setelah TindakanBiaya & Faktor PenentunyaPertanyaan yang Sering DiajukanRumah Sakit
55 rumah sakit mitra

Kondisi Medis

Terapi sel CAR-T disetujui untuk jenis kanker darah dan limfoma (kanker pada sistem kelenjar getah bening) tertentu yang tidak memberikan respons memadai terhadap pengobatan standar, atau yang kambuh setelah pengobatan sebelumnya.

  • Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL), jenis kanker darah yang tumbuh cepat, yang kambuh atau tidak merespons setidaknya dua lini pengobatan sebelumnya
  • Limfoma folikular (limfoma yang tumbuh lebih lambat) pada pasien yang mengalami kekambuhan berulang
  • Mantle cell lymphoma, kanker darah yang langka dan agresif
  • Acute lymphoblastic leukaemia (ALL), kanker darah yang menyerang sel darah putih, terutama pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda hingga usia 25 tahun
  • Mieloma multipel (kanker sel plasma di sumsum tulang) setelah beberapa pengobatan lain telah dicoba
  • Primary mediastinal B-cell lymphoma pada kasus yang kambuh atau tidak merespons pengobatan

Terapi CAR-T tidak cocok untuk semua pasien. Dokter akan meninjau secara cermat riwayat kesehatan, kondisi umum tubuh, dan fungsi organ sebelum merekomendasikannya.

  • Infeksi aktif yang tidak terkontrol, yang bisa memburuk jika sistem imun ditekan lebih lanjut
  • Fungsi jantung, paru-paru, ginjal, atau hati yang sangat menurun sehingga tubuh mungkin tidak kuat menanggung prosedur atau efek sampingnya
  • Penyakit autoimun aktif (kondisi di mana sistem imun menyerang jaringan tubuh sendiri) yang berisiko diperparah secara berbahaya
  • Jenis kanker tertentu yang tidak memiliki penanda permukaan yang menjadi target sel CAR-T
  • Pasien yang tidak dapat menjalani periode pemantauan ketat yang diperlukan setelah infus

Risiko & Komplikasi

Terapi sel CAR-T membawa risiko nyata yang terkadang serius, sehingga pasien dipantau sangat ketat setidaknya selama beberapa minggu setelah infus.

  • Sindrom pelepasan sitokin (cytokine release syndrome atau CRS): efek samping serius yang paling umum, terjadi ketika sel imun yang teraktivasi melepaskan gelombang sinyal kimia yang disebut sitokin, menyebabkan demam tinggi, tekanan darah rendah, dan kesulitan bernapas. Tingkat keparahannya bervariasi dari ringan hingga mengancam jiwa.
  • Sindrom neurotoksisitas terkait sel efektor imun (ICANS): efek samping neurologis berupa kebingungan, kesulitan berbicara, gemetar, dan pada kasus berat dapat berupa kejang atau penurunan kesadaran
  • Penurunan jumlah sel darah yang berkepanjangan (sitopenia): pengobatan ini dapat menekan sumsum tulang selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, meningkatkan risiko infeksi serius, anemia (kurangnya sel darah merah yang menyebabkan lemas), dan perdarahan
  • Infeksi serius: sistem imun yang melemah membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi bakteri, virus, dan jamur, yang terkadang memerlukan rawat inap
  • Reaksi alergi atau reaksi infus selama atau sesaat setelah sel CAR-T dimasukkan kembali ke tubuh
  • Sindrom lisis tumor (tumour lysis syndrome): hancurnya sel kanker secara cepat melepaskan zat-zat ke dalam aliran darah yang dapat membebani ginjal dan jantung
  • Kadar imunoglobulin rendah jangka panjang (aplasia sel B): karena banyak produk CAR-T juga menghancurkan sel B sehat (sejenis sel imun), pasien mungkin memerlukan terapi penggantian imunoglobulin secara rutin selama bertahun-tahun
  • Dalam kasus yang sangat jarang, kanker kedua yang timbul dari proses modifikasi genetik telah dilaporkan dan saat ini sedang diteliti secara aktif oleh badan pengawas kesehatan

Persiapan & Prosedur

Persiapan terapi CAR-T berlangsung selama beberapa minggu dan mencakup pekerjaan laboratorium sekaligus mempersiapkan tubuh pasien untuk menerima sel yang telah dimodifikasi.

Sebelum pengambilan sel, tim medis akan meninjau semua obat yang sedang dikonsumsi. Pengencer darah, beberapa imunosupresan (obat yang menekan aktivitas imun), dan kortikosteroid (obat anti-inflamasi) mungkin perlu dihentikan sementara atau disesuaikan, karena dapat mengganggu proses pengambilan atau rekayasa sel T. Pasien biasanya disarankan untuk berhenti merokok dan menghindari alkohol selama periode ini, karena keduanya memengaruhi kesehatan sel imun. Puasa biasanya tidak diperlukan untuk pengambilan sel itu sendiri, tetapi instruksi dari rumah sakit bisa berbeda dan harus diikuti dengan tepat.

Beberapa pemeriksaan dilakukan sebelum pengobatan dimulai untuk memastikan pasien cocok menjalani terapi ini dan untuk menjadi acuan pemantauan selanjutnya.

  • Tes darah untuk memeriksa jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit, serta fungsi ginjal dan hati
  • Pemeriksaan jantung, biasanya berupa EKG (elektrokardiogram, rekaman irama jantung) dan kadang ekokardiogram (USG jantung)
  • Tes fungsi paru-paru pada sebagian pasien
  • Pemeriksaan pencitraan, seperti PET-CT (pemindaian yang menggabungkan gambaran metabolisme dengan gambaran detail tubuh) untuk menilai sejauh mana kanker telah menyebar
  • Biopsi sumsum tulang (pengambilan sampel kecil sumsum tulang untuk diperiksa) jika kanker melibatkan sumsum tulang
  • Skrining penyakit infeksi, termasuk pemeriksaan virus seperti HIV dan hepatitis

Prosedur itu sendiri mengikuti serangkaian tahapan yang umumnya membutuhkan beberapa minggu dari awal hingga infus.

  • Langkah 1 - Leukaferesis: pasien dihubungkan ke mesin yang menyaring darah, memisahkan sel T, lalu mengembalikan sisa darah ke tubuh. Proses ini membutuhkan waktu tiga hingga lima jam dan biasanya tidak memerlukan anestesi umum.
  • Langkah 2 - Pembuatan di laboratorium: sel T yang dikumpulkan dikirim ke laboratorium khusus, di mana sel-sel tersebut dimodifikasi secara genetik untuk membawa protein CAR, lalu diperbanyak dalam jumlah besar. Proses pembuatan ini biasanya memakan waktu dua hingga enam minggu.
  • Langkah 3 - Kemoterapi limfodeplesi: beberapa hari sebelum sel CAR-T siap, pasien menjalani rangkaian singkat kemoterapi. Ini sementara mengurangi sel imun yang sudah ada di tubuh, menciptakan ruang agar sel CAR-T baru dapat berkembang dengan efektif.
  • Langkah 4 - Istirahat dan pemantauan: setelah limfodeplesi, biasanya ada periode istirahat singkat sebelum infus dilakukan.
  • Langkah 5 - Infus sel CAR-T: sel yang telah dimodifikasi diberikan melalui infus ke dalam pembuluh darah vena, biasanya dalam waktu tiga puluh hingga sembilan puluh menit. Pasien dipantau ketat selama dan segera setelah proses ini.
  • Langkah 6 - Pemantauan di rumah sakit: pasien tetap tinggal di atau dekat rumah sakit setidaknya satu hingga dua minggu setelah infus agar tim medis dapat mendeteksi dan mengobati CRS atau ICANS dengan cepat jika terjadi.

Perawatan Setelah Tindakan

Pemulihan setelah terapi CAR-T adalah proses bertahap yang memerlukan pemantauan ketat selama berbulan-bulan, karena efek samping paling serius dapat muncul beberapa hari bahkan minggu setelah infus.

  • Rawat inap: sebagian besar pasien tetap tinggal di rumah sakit atau fasilitas pengawasan setidaknya satu hingga dua minggu setelah infus, dengan pemeriksaan darah dan klinis setiap hari
  • Jarak dari pusat pengobatan: setelah keluar dari rumah sakit, pasien biasanya diminta untuk tetap berada dalam jarak dekat dari rumah sakit selama empat minggu berikutnya, agar kondisi yang memburuk secara mendadak dapat ditangani segera
  • Larangan mengemudi: pasien disarankan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan mesin berat selama setidaknya delapan minggu setelah infus, karena risiko efek samping neurologis yang bisa muncul tiba-tiba
  • Kewaspadaan terhadap infeksi: karena imunitas menurun, pasien biasanya diminta menghindari kerumunan, mengenakan masker di tempat umum, dan segera melapor ke tim medis jika ada demam atau tanda-tanda infeksi
  • Pemantauan jumlah sel darah: tes darah rutin diperlukan selama berbulan-bulan untuk memantau penurunan jumlah sel darah yang berkepanjangan dan membantu keputusan mengenai transfusi atau suntikan faktor pertumbuhan
  • Penggantian imunoglobulin: jika sel B sehat telah habis, pasien mungkin menerima infus imunoglobulin (protein pelawan infeksi) secara rutin untuk mengurangi risiko infeksi
  • Pemantauan pencitraan: pemindaian diulangi pada interval yang telah ditentukan, sering kali pada bulan pertama, ketiga, dan keenam, untuk menilai respons kanker terhadap pengobatan
  • Pemeriksaan neurologis: tim medis memantau kemampuan kognitif, bicara, dan koordinasi pada setiap kunjungan tindak lanjut
  • Vaksinasi: vaksin hidup dihindari selama periode yang cukup panjang. Waktu untuk melanjutkan vaksinasi ditentukan oleh tim yang merawat berdasarkan pemulihan sistem imun
  • Penyesuaian gaya hidup: pola makan seimbang, istirahat cukup, serta menghindari rokok dan alkohol mendukung pemulihan, meski panduan spesifik diberikan oleh tim medis

Biaya & Faktor Penentunya

Terapi sel CAR-T adalah salah satu pengobatan paling mahal yang tersedia di seluruh dunia, dan total biayanya sangat bervariasi tergantung pada tempat pengobatan, produk yang digunakan, dan seberapa kompleks kondisi pasien.

  • Produk sel CAR-T itu sendiri: setiap batch diproduksi secara individual dari sel pasien itu sendiri, dan biaya lisensi produk komersial saja sudah menyumbang porsi yang sangat besar dari total tagihan
  • Kompleksitas penyakit dan riwayat pengobatan sebelumnya: pasien yang telah menjalani banyak terapi sebelumnya atau yang memiliki penyakit stadium lanjut sering kali memerlukan perawatan suportif lebih banyak dan rawat inap lebih lama
  • Kelas rumah sakit dan negara tujuan: pusat medis akademik di Amerika Utara, Eropa, dan sebagian Asia memiliki tarif yang sangat berbeda untuk prosedur yang sama, mencerminkan biaya tenaga kerja lokal, infrastruktur, dan biaya regulasi
  • Lamanya rawat inap: periode pemantauan wajib setelah infus, serta komplikasi seperti CRS berat atau ICANS yang memerlukan perawatan ICU, dapat menambah biaya secara signifikan
  • Prosedur leukaferesis (pengambilan sel) dan biaya peralatan terkait
  • Obat kemoterapi limfodeplesi dan biaya pemberiannya
  • Biaya keperawatan spesialis, farmasi, dan laboratorium selama periode pemantauan
  • Pemeriksaan pencitraan dan patologi sebelum, selama, dan setelah pengobatan
  • Terapi penggantian imunoglobulin jika diperlukan setelah pengobatan
  • Terapi bridging: beberapa pasien memerlukan pengobatan kanker tambahan untuk menjaga kestabilan penyakit selama berminggu-minggu produk CAR-T sedang diproduksi, dan ini biasanya ditagihkan secara terpisah

Paket rumah sakit untuk terapi CAR-T, jika tersedia, biasanya mencakup biaya produk CAR-T, proses infus itu sendiri, dan pemantauan standar selama rawat inap. Perawatan ICU untuk komplikasi berat, terapi bridging, penggantian imunoglobulin jangka panjang, dan pencitraan tindak lanjut pada interval berikutnya biasanya ditagihkan secara terpisah dan dapat menambah total biaya secara signifikan.

BPJS Kesehatan tidak menanggung pengobatan yang dilakukan di luar Indonesia, dan sebagian besar asuransi kesehatan swasta Indonesia juga tidak menanggung perawatan di luar negeri, atau membatasi penggantian biaya jauh di bawah biaya aktual terapi CAR-T. Pasien yang bepergian ke luar negeri untuk pengobatan ini hampir selalu membayar seluruhnya dari kantong sendiri atau melalui asuransi kesehatan swasta internasional yang secara eksplisit menanggung prosedur dan negara tujuan pengobatan. Meminta estimasi biaya tertulis yang terperinci dari rumah sakit sebelum berangkat adalah cara paling dapat diandalkan untuk memahami total komitmen finansial dan menghindari tagihan yang tidak terduga.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali sesi terapi sel CAR-T yang perlu saya jalani?

Terapi sel CAR-T umumnya diberikan hanya dalam satu kali infus, bukan rangkaian sesi berulang. Sebelum infus tersebut, Anda akan menjalani tahap persiapan yang disebut limfodeplesi (kemoterapi singkat untuk menyiapkan ruang bagi sel-sel baru), lalu menunggu beberapa minggu sementara sel yang sudah dimodifikasi dikembangbiakkan di laboratorium. Keseluruhan perjalanan pengobatan, dari pengambilan darah pertama hingga pemberian infus, biasanya memakan waktu beberapa minggu.

Bagaimana rasanya menjalani terapi sel CAR-T, dan efek samping apa yang perlu saya waspadai?

Proses infusnya sendiri terasa mirip dengan transfusi darah, namun pada hari dan minggu sesudahnya bisa muncul efek samping yang cukup serius dan akan dipantau ketat oleh tim medis. Efek samping terpenting yang perlu Anda ketahui adalah sindrom pelepasan sitokin, atau CRS, yaitu reaksi berlebihan dari sistem imun tubuh yang dapat menyebabkan demam tinggi, tekanan darah rendah, dan gangguan pernapasan. Efek lain yang mungkin muncul disebut ICANS (sindrom neurotoksisitas terkait sel efektor imun), yang dapat menimbulkan kebingungan atau kesulitan bicara. Karena risiko-risiko ini, pasien biasanya dirawat di rumah sakit setidaknya beberapa minggu setelah infus agar setiap reaksi dapat dideteksi dan ditangani lebih awal.

Seberapa cepat saya bisa tahu apakah terapi sel CAR-T berhasil?

Dokter biasanya mengevaluasi hasil terapi sekitar satu hingga tiga bulan setelah infus, menggunakan pemindaian atau tes darah sesuai kondisi Anda. Sel CAR-T yang telah dimodifikasi, yaitu sel imun yang direkayasa agar dapat mengenali dan menyerang sel kanker, membutuhkan waktu untuk berkembang dan bekerja di dalam tubuh, sehingga hasilnya tidak langsung terlihat. Dokter onkologi Anda akan menetapkan jadwal kontrol dan menjelaskan tanda-tanda respons yang perlu diperhatikan sesuai kondisi Anda.

Berapa biaya terapi sel CAR-T?

Biaya terapi sel CAR-T dapat berbeda-beda dan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang spesifik untuk setiap pasien. Faktor utamanya meliputi jenis kanker yang diobati, produk CAR-T yang direkomendasikan dokter, lama rawat inap untuk pemantauan setelah infus, serta tingkat perawatan keperawatan spesialis dan layanan perawatan intensif yang dibutuhkan. Karena semua faktor ini berbeda untuk setiap pasien, perkiraan biaya tertulis dari rumah sakit yang menangani adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan angka yang benar-benar sesuai dengan situasi Anda.

Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap kondisi berbeda. Dokter Anda yang menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.

Tanya dokter kami soal tindakan ini

Ceritakan kondisi Anda. Dokter kami bantu jelaskan Terapi Sel CAR-T, carikan spesialis yang menanganinya, dan siapkan perkiraan biaya dari rumah sakit.

Dr. Ratu LuckyDr. Nabilla Risdiana
Dr. Ratu Lucky · Dr. Nabilla Risdiana
Online sekarang

Didampingi dokter kami sampai perawatan selesai. Tanpa biaya untuk Anda.

Dokter spesialis Onkologi

Dr. David Tan Boon Harn
陈文翰医生Dr. David Tan Boon Harn 陈文翰医生FRCR

15+ tahun pengalaman · Kanker · Singapore

Radiation oncologist specializing in gynecological, gastrointestinal, lung and hepatobiliary cancers, with expertise in SBRT, SRS and brachytherapy.

Kondisi yang ditangani

Radioterapi Stereotactic (SBRT/SRS) · Brachytherapy Kanker Ginekologi

Lihat profil
Ang Peng TiamAng Peng TiamMRCP

Kanker · Singapore

Dr Ang Peng Tiam lulus dari National University of Singapore (NUS) dengan gelar Sarjana Kedokteran dan Bedah pada tahun 1982. Beliau menjalani residensi di bidang Penyakit Dalam dan memperoleh gelar Master of Medicine (Internal Medicine) pada tahun 1986. Beliau menyelesaikan Fellowship dalam Onkologi Medis di MD Anderson Cancer Centre, Houston, Texas dan Stanford University Medical Centre pada tahun 1989. Dr Ang dianugerahi beasiswa Singapore President's scholarship pada tahun 1977. Beliau dianugerahi medali emas Prof Sir Gordon Arthur Ransome sebagai kandidat terbaik dalam Ujian Klinis Master of Medicine pada tahun 1986, dan Singapore's National Science Award pada tahun 1996 atas kontribusinya yang luar biasa dalam Riset Medis. Sebagai pengakuan atas pengabdiannya kepada masyarakat, Sultan of Kedah menganugerahkan gelar datuk kepadanya pada tahun 2003. Dr Ang adalah kepala pendiri Department of Medical Oncology di Singapore General Hospital dari tahun 1991 hingga 1997. Beliau menjabat posisi rangkap sebagai Direktur Oncology Centre dan Clinical Associate Professor di Faculty of Medicine, NUS. Beliau tetap menjadi Visiting Consultant di National Cancer Centre. Beliau adalah Wakil Ketua Singapore Cancer Society, Ketua Medical Advisory Committee of Breast Cancer Foundation. Beliau adalah mantan Presiden Singapore Society of Oncology. Beliau mempertahankan minat yang besar dalam penelitian dan telah mempublikasikan serta mempresentasikan lebih dari 100 makalah dan abstrak.

Kondisi yang ditangani

Onkologi Medis · Kanker Payudara

Lihat profil
Foo Kian FongFoo Kian Fong

Kanker · Singapore

Dr Foo Kian Fong adalah seorang ahli onkologi medis di Mount Elizabeth Hospitals dan Gleneagles Hospital, Singapura. Minat klinis beliau adalah pada kanker gastrointestinal. Beliau memulai pelatihan onkologi medis pada tahun 1998, menyelesaikan pelatihan lanjutannya, dan menjadi spesialis bersertifikat pada tahun 2001. Beliau menjalani masa satu tahun sebagai Fellow di Peter McCallum Cancer Institute di Melbourne di mana beliau menjalani pelatihan kanker gastrointestinal dari tahun 2001 hingga 2002. Dr Foo sebelumnya adalah konsultan senior di departemen onkologi medis di National Cancer Centre. Beliau juga merupakan mantan pengajar klinis kedokteran di National University of Singapore. Beliau adalah anggota American Society of Clinical Oncologist, European Society of Medical Oncologists dan Hong Kong College of Physicians. Beliau menjabat sebagai anggota komite Singapore Society of Oncology pada tahun 2000 dan 2003, dan merupakan anggota Pharmacy and Therapeutic Committee of the National Cancer Centre dari tahun 2004 – 2008.

Kondisi yang ditangani

Kanker Gastrointestinal · Onkologi Medis

Lihat profil
Lihat semua dokter

Rumah sakit untuk Onkologi

Rumah sakit mitra kami yang menangani bidang Onkologi.

KPJ Perdana Specialist Hospital
MSQH
Google4.9/5(3,889 reviews)

KPJ Perdana Specialist Hospital

Kota Bharu

Rumah Sakit KPJ Perdana Specialist Hospital (KPJ Perdana) adalah rumah sakit swasta ke-11 di bawah KPJ Healthcare Berhad, dan berlokasi strategis di jantung Kota Bharu Bandar Raya Islam di Kelantan. KPJ Perdana memiliki kapasitas 151 tempat tidur, memastikan dapat melayani sejumlah besar pasien. Rumah sakit ini menawarkan berbagai layanan medis yang komprehensif, melayani kebutuhan rawat jalan maupun rawat inap, dan dilengkapi dengan fasilitas modern, memastikan pasien menerima kemajuan terkini dalam teknologi medis dan perawatan. Rumah sakit ini memulai layanan rawat jalan pada Desember 2001, menunjukkan komitmennya untuk melayani masyarakat selama bertahun-tahun. Selanjutnya, layanan rawat inap diperkenalkan pada April 2002, memperluas kemampuannya untuk menangani kasus medis yang lebih kompleks. KPJ Perdana mengutamakan pendekatan yang berpusat pada pasien dengan tim yang berdedikasi untuk memberikan perawatan yang etis, efisien, dan penuh kasih sayang. Rumah sakit ini sangat mementingkan pemenuhan kebutuhan pasien, memastikan mereka menerima layanan kesehatan terbaik selama masa perawatan. Melalui dedikasinya yang teguh terhadap keunggulan dan kepuasan pasien, KPJ Perdana terus memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dikenal untuk

JantungBedah umumKandungan & kebidanan

Bahasa

Bahasa Indonesia · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
Gleneagles Hospital Kota Kinabalu
JCIMSQHISO
Google4.9/5(2,253 reviews)

Gleneagles Hospital Kota Kinabalu

Kota Kinabalu

Gleneagles Hospital Kota Kinabalu adalah rumah sakit swasta tersier terakreditasi MSQH di Sabah, bagian dari IHH Healthcare. Rumah sakit ini menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia ke Malaysia Timur dengan tim multidisiplin di lebih dari 35 spesialisasi, yang diperkuat oleh Pusat Kardiovaskular & Paru serta Pusat Otak & Saraf.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaOtak & saraf

Bahasa

Mandarin · Arabic · Cantonese · Bahasa Bahasa Melayu

Lihat profil
Thomson Medical Centre
ISO
Google4.8/5(5,187 reviews)

Thomson Medical Centre

Singapore

Rumah sakit swasta terkemuka di Singapura untuk wanita dan anak-anak, terkenal dalam layanan persalinan, pediatri, fertilitas dan perawatan ginekologi sejak 1979.

Dikenal untuk

THTKandungan & kebidananTulang & sendi

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesia · Tamil · Bahasa Melayu

Lihat profil
Gleneagles Hospital Penang
JCIMSQH
Google4.7/5(920 reviews)

Gleneagles Hospital Penang

George Town

Bagian dari grup IHH Healthcare dengan layanan wisata medis yang komprehensif.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaGinjal

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesia · Tamil · Bahasa Melayu

Lihat profil
Sunway Medical Centre, Sunway City
JCIMSQHACHS
Google4.7/5(16,548 reviews)

Sunway Medical Centre, Sunway City

Kuala Lumpur

Didirikan pada November 1999, Sunway Medical Centre, Sunway City, adalah rumah sakit kuarterner swasta terkemuka yang dikenal karena keunggulan klinis dan komitmennya terhadap inovasi medis. Sebagai pemimpin global dalam layanan kesehatan, kami bangga menjadi rumah sakit swasta pertama di Malaysia yang diakreditasi oleh tiga akreditasi internasional dan lokal utama: Joint Commission International (JCI) dari Amerika Serikat, Australian Council on Healthcare Standards (ACHS) International, dan Malaysian Society for Quality & Health (MSQH).

Dikenal untuk

JantungGinjalKandungan & kebidanan

Bahasa

Japanese · Bahasa Indonesia · English

Lihat profil
Beacon Hospital Sdn Bhd
JCI
Google4.6/5(5,068 reviews)

Beacon Hospital Sdn Bhd

Petaling Jaya

Rumah sakit spesialis kanker dan multidisiplin di Malaysia yang dikenal dengan radioterapi canggih dan perawatan yang dipersonalisasi.

Dikenal untuk

Bedah sarafKankerMata

Bahasa

Mandarin · Cantonese · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
UCSI Hospital
MSQHACHSISO
Google4.6/5(3,207 reviews)

UCSI Hospital

Kuala Lumpur

Rumah sakit pengajaran modern di Kuala Lumpur yang menawarkan layanan medis komprehensif didukung oleh keunggulan riset UCSI University.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaBedah umum

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesian · Tamil · Bahasa Malaysia

Lihat profil
Subang Jaya Medical Centre
JCIMSQH
Google4.5/5(6,107 reviews)

Subang Jaya Medical Centre

Subang Jaya

Subang Jaya Medical Centre adalah rumah sakit swasta terkemuka di Malaysia yang menawarkan perawatan spesialis komprehensif, diagnostik canggih, pembedahan, dan layanan gawat darurat 24/7 sebagai penyedia layanan kesehatan tersier terpercaya.

Dikenal untuk

JantungDarahOtak & saraf

Bahasa

Mandarin · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
Medifly

Rekomendasi dari dokter untuk operasi dan kasus kompleks di luar negeri. Tim medis kami mempelajari kasus Anda dan menyebutkan spesialis yang sebaiknya menangani Anda.

Pindai untuk chat di WhatsApp. Setiap pesan dibaca dokter

Pindai untuk chat di WhatsApp. Setiap pesan dibaca dokter

Tanya AI tentang Medifly

ChatGPTClaudePerplexityGrok

Medifly

  • Cara kerjanya
  • Dokter
  • Rumah Sakit
  • Paket
  • Tindakan
  • Cerita pasien
  • MediTalk
  • Blog

Perusahaan

  • Tentang Medifly
  • Hubungi kami
  • Semua halaman

Destinasi

  • Malaysia
  • Thailand
  • Singapura
  • Indonesia
  • Korea Selatan
  • Jepang
  • Semua destinasi

Berobat ke luar negeri

  • Jantung
  • Kanker
  • Program hamil di Malaysia
  • Saraf
  • Tulang & sendi
  • Semua kondisi

Spesialisasi

  • Jantung
  • Kanker
  • Fertilitas
  • Otak & saraf
  • Tulang & sendi
  • Semua spesialisasi

Terhubung

  • YouTube
  • Instagram
  • LinkedIn

Medifly mengoordinasikan perawatan dengan rumah sakit mitra. Kami tidak memberikan saran medis, diagnosis, atau pengobatan. Disclaimer lengkap →

© 2026 Medifly. Hak cipta dilindungi.

Kebijakan PrivasiDisclaimer
Bahasa:·
BerandaRumah SakitDokterPaket