Medifly
DokterRumah SakitSpesialisasiPaketTentang
Chat dengan Aira
Medifly
SpesialisasiBedah SarafReseksi Tumor Otak
Bedah

Reseksi Tumor Otak

Diperbarui 12 Agustus 2026·Bedah Saraf

Reseksi Tumor Otak tersedia di jaringan rumah sakit mitra kami, dengan 33 rumah sakit yang menangani bidang Bedah Saraf. Tim kami bantu carikan rumah sakit dan dokter yang tepat, lengkap dengan perkiraan biaya sebelum Anda berangkat.

RingkasanKondisi MedisRisiko & KomplikasiPersiapan & ProsedurPerawatan Setelah TindakanBiaya & Faktor PenentunyaPertanyaan yang Sering DiajukanRumah Sakit

Sekilas

Reseksi tumor otak adalah operasi bedah saraf di mana dokter bedah mengangkat seluruh atau sebagian jaringan abnormal yang tumbuh di dalam tengkorak. Tujuannya adalah mengurangi tekanan pada jaringan otak, meredakan gejala, dan dalam beberapa kasus menghilangkan tumor sepenuhnya.

Selama prosedur ini, dokter bedah membuka sebagian tulang tengkorak melalui tindakan yang disebut kraniotomi (pembukaan tulang tengkorak) untuk mencapai tumor. Dengan bantuan mikroskop, sistem navigasi khusus, dan terkadang pencitraan MRI secara langsung, tim bedah mengangkat sebanyak mungkin jaringan tumor tanpa merusak jaringan otak sehat di sekitarnya.

Di halaman ini
Kondisi MedisRisiko & KomplikasiPersiapan & ProsedurPerawatan Setelah TindakanBiaya & Faktor PenentunyaPertanyaan yang Sering DiajukanRumah Sakit
33 rumah sakit mitra

Kondisi Medis

Reseksi tumor otak dipertimbangkan ketika pertumbuhan di dalam otak menimbulkan gejala, terus membesar, atau berpotensi menyebabkan kerusakan saraf yang serius. Keputusan dilakukan atau tidaknya operasi bergantung pada ukuran, lokasi, jenis tumor, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.

  • Tumor otak primer seperti glioma (tumor yang berasal dari sel penyokong otak), meningioma (tumor pada selaput pembungkus otak), dan astrositoma
  • Tumor otak metastatik (tumor sekunder yang menyebar ke otak dari kanker di bagian tubuh lain, seperti paru-paru, payudara, atau kulit)
  • Tumor otak yang menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial (tekanan abnormal di dalam tengkorak), ditandai dengan sakit kepala, muntah, atau gangguan penglihatan
  • Tumor yang memicu kejang (aktivitas listrik tidak terkendali di otak) yang tidak dapat dikendalikan dengan obat-obatan
  • Tumor yang menyebabkan kelemahan anggota tubuh, gangguan bicara, atau masalah daya ingat karena letaknya di area tertentu
  • Kasus di mana sampel jaringan (biopsi) dibutuhkan untuk menentukan jenis tumor secara tepat sebelum merencanakan pengobatan lebih lanjut

Operasi tidak selalu menjadi pilihan yang tepat. Dokter bedah saraf mungkin tidak menyarankan reseksi dalam kondisi tertentu.

  • Tumor terletak di bagian otak yang pengangkatannya berisiko menyebabkan kecacatan berat, misalnya di struktur dalam yang mengatur gerakan atau kemampuan bicara
  • Pasien memiliki kondisi medis serius lain yang membuat anestesi umum terlalu berisiko
  • Tumor telah menyebar sangat luas di seluruh otak sehingga pengangkatan secara bedah tidak memungkinkan secara teknis
  • Kondisi kesehatan pasien secara umum terlalu lemah untuk menjalani operasi besar dan masa pemulihan

Risiko & Komplikasi

Reseksi tumor otak membawa risiko bedah yang nyata karena otak mengendalikan setiap fungsi tubuh. Dokter bedah saraf akan mempertimbangkan risiko ini secara cermat dibandingkan bahaya yang sudah ditimbulkan oleh tumor itu sendiri.

  • Pembengkakan otak (edema serebral) dalam beberapa hari setelah operasi, yang dapat menyebabkan gejala memburuk sementara
  • Perdarahan di dalam tengkorak (perdarahan intrakranial) selama atau setelah operasi
  • Infeksi pada luka, tulang tengkorak, atau selaput otak (meningitis)
  • Kelemahan, mati rasa, atau kelumpuhan baru pada anggota gerak jika jalur motorik terganggu
  • Gangguan bicara atau kemampuan bahasa jika operasi dilakukan di dekat area bahasa otak
  • Kejang setelah operasi, yang mungkin memerlukan obat-obatan
  • Perubahan daya ingat, konsentrasi, atau kepribadian tergantung pada area otak yang terdampak
  • Gangguan atau kehilangan penglihatan jika jalur visual berada di dekat area operasi
  • Pembekuan darah di kaki (trombosis vena dalam) atau yang berpindah ke paru-paru (emboli paru) akibat berkurangnya mobilitas
  • Reaksi terhadap anestesi umum, termasuk gangguan pernapasan atau perubahan pada jantung dan pembuluh darah
  • Kekambuhan tumor (tumor tumbuh kembali), yang bergantung pada jenis tumor dan seberapa tuntas pengangkatannya

Persiapan & Prosedur

Persiapan untuk reseksi tumor otak dimulai beberapa hari atau minggu sebelum tanggal operasi. Tim bedah menggunakan waktu ini untuk memetakan tumor secara tepat dan mengurangi faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko.

Pasien biasanya diminta untuk berhenti makan dan minum setidaknya enam jam sebelum operasi. Obat pengencer darah, aspirin, dan beberapa obat antiinflamasi biasanya dihentikan untuk jangka waktu yang ditentukan dokter, karena obat-obatan ini meningkatkan risiko perdarahan saat operasi. Merokok dan mengonsumsi alkohol sebaiknya dihindari dalam beberapa minggu sebelum operasi, karena keduanya dapat menghambat penyembuhan dan menurunkan toleransi terhadap anestesi.

Beberapa pemeriksaan dilakukan sebelum operasi untuk merencanakan prosedur dan memastikan pasien aman menjalani anestesi. Pemeriksaan ini biasanya meliputi MRI atau CT otak untuk memetakan ukuran dan posisi tumor secara tepat, tes darah untuk memeriksa pembekuan, fungsi ginjal, dan kondisi kesehatan umum, elektroensefalogram atau EEG (pemeriksaan yang merekam aktivitas listrik di otak) jika kejang menjadi perhatian, serta evaluasi anestesi untuk menilai kondisi jantung dan paru-paru. Di beberapa pusat kesehatan, MRI fungsional (fMRI) digunakan untuk menentukan area otak yang bertanggung jawab atas bicara dan gerakan sebelum dokter bedah menentukan pendekatan operasi.

Prosedur operasi umumnya mengikuti langkah-langkah berikut, meskipun urutan pastinya dapat berbeda antara rumah sakit dan tim bedah.

  • Pasien diposisikan di meja operasi dan diberikan anestesi umum agar tertidur sepenuhnya. Dalam kasus tertentu, dilakukan kraniotomi dengan pasien terjaga (awake craniotomy), di mana pasien dibangunkan sebentar selama pengangkatan tumor agar dokter bedah dapat menghindari area bahasa atau gerakan.
  • Kulit kepala dicukur pada area kecil, dibersihkan, lalu dibuat sayatan bedah.
  • Sebagian tulang tengkorak (disebut bone flap) diangkat sementara untuk memperlihatkan otak.
  • Tim bedah menggunakan mikroskop, sistem neuronavigasi (panduan seperti GPS untuk otak), dan terkadang USG atau MRI intraoperatif untuk menemukan dan mendekati tumor.
  • Tumor diangkat menggunakan instrumen halus, sering dengan bantuan alat yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk memecah dan menyedot jaringan tumor (cavitron ultrasonic surgical aspirator).
  • Tulang tengkorak yang diangkat dikembalikan dan dipasang kembali, lalu kulit kepala ditutup dengan jahitan atau staples.
  • Pasien dipindahkan ke unit perawatan intensif (ICU) atau bangsal pemulihan bedah saraf untuk pemantauan ketat saat efek anestesi mereda.

Perawatan Setelah Tindakan

Masa pemulihan setelah reseksi tumor otak sangat bervariasi tergantung pada lokasi tumor, seberapa banyak yang berhasil diangkat, dan kondisi pasien sebelum operasi. Sebagian besar pasien menghabiskan beberapa hari pertama di ICU atau bangsal pemantauan ketat sebelum dipindahkan ke bangsal bedah saraf umum.

  • Lama rawat inap biasanya berkisar dari beberapa hari hingga dua minggu atau lebih, tergantung pada perkembangan kondisi pasien dan ada tidaknya komplikasi.
  • Nyeri pada area sayatan ditangani dengan obat yang diresepkan oleh tim dokter; sebagian besar pasien merasakan sakit kepala yang berangsur membaik dalam minggu pertama.
  • Luka dijaga tetap bersih dan kering; tim bedah akan memberikan instruksi khusus mengenai cara mencuci, mengganti perban, dan kapan harus kembali untuk pengangkatan jahitan atau staples.
  • Steroid (obat untuk mengurangi pembengkakan otak) sering diresepkan untuk beberapa waktu setelah operasi lalu dikurangi secara bertahap sesuai jadwal yang ditentukan dokter.
  • Obat anti-kejang mungkin diresepkan selama beberapa minggu atau bulan setelah operasi dan tidak boleh dihentikan tanpa panduan dokter.
  • Penilaian neurologis dilakukan secara rutin selama di rumah sakit untuk mendeteksi perubahan baru pada gerakan, bicara, penglihatan, atau kemampuan kognitif.
  • Rehabilitasi seperti fisioterapi (untuk pemulihan gerakan), terapi wicara, atau terapi okupasi dimulai segera setelah tim medis menilai kondisi pasien sudah cukup aman, kadang bahkan sebelum keluar dari rumah sakit.
  • MRI atau CT lanjutan biasanya dijadwalkan dalam beberapa minggu setelah operasi untuk menilai sisa tumor dan merencanakan pengobatan tambahan seperti radioterapi atau kemoterapi.
  • Mengemudi, kembali bekerja, dan aktivitas fisik dibatasi untuk jangka waktu yang ditentukan oleh dokter bedah saraf, seringkali beberapa minggu hingga bulan.
  • Perubahan gaya hidup seperti menghindari alkohol dan rokok mendukung proses penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi selama masa pemulihan.

Biaya & Faktor Penentunya

Reseksi tumor otak adalah salah satu operasi paling kompleks dan padat sumber daya dalam dunia bedah, sehingga biayanya sangat bervariasi tergantung pada gabungan faktor klinis dan logistik. Dua pasien dengan tumor otak bisa menghadapi tagihan yang sangat berbeda bahkan di rumah sakit yang sama, karena prosedur ini sangat dipengaruhi oleh kondisi masing-masing pasien.

  • Kompleksitas dan lokasi tumor: tumor yang berada di area dalam atau area elokuen (area kritis fungsi otak) memerlukan perencanaan lebih matang, waktu operasi lebih lama, dan teknologi khusus, yang semuanya menambah biaya
  • Derajat dan jenis tumor: tumor berderajat tinggi atau ganas sering memerlukan upaya pengangkatan yang lebih luas dan mungkin membutuhkan alat intraoperatif tambahan seperti pencitraan zat fluoresen atau pemetaan otak dengan pasien terjaga
  • Kelas rumah sakit dan negara: rumah sakit pendidikan atau pusat yang terakreditasi internasional umumnya mematok biaya lebih tinggi dibanding rumah sakit daerah, dan biaya berbeda cukup signifikan antar negara
  • Lama rawat inap: komplikasi, kebutuhan perawatan ICU, atau dimulainya rehabilitasi di dalam rumah sakit dapat memperpanjang masa rawat dan meningkatkan total tagihan
  • Implan dan perangkat keras: pelat atau jaring titanium yang digunakan untuk mengganti tulang tengkorak, serta biaya penggunaan sistem neuronavigasi, ditagihkan secara terpisah di banyak rumah sakit
  • Pemantauan intraoperatif: penggunaan MRI real-time, pemantauan neurofisiologis (memantau sinyal otak selama operasi), atau panduan fluoresen menambah biaya peralatan
  • Patologi dan pengujian molekuler: jaringan tumor yang diangkat dikirim ke laboratorium; analisis genetik atau molekuler lanjutan, yang memandu pilihan kemoterapi, memiliki biayanya sendiri
  • Obat-obatan: steroid, obat anti-kejang, antibiotik, dan obat anestesi sering diperinci secara terpisah
  • Layanan rehabilitasi: sesi fisioterapi, terapi wicara, dan terapi okupasi selama rawat inap biasanya ditagih per sesi atau sebagai tambahan paket
  • Pencitraan lanjutan: MRI atau CT pasca operasi sebelum pulang menambah total biaya

Paket rumah sakit untuk reseksi tumor otak umumnya mencakup biaya dokter bedah, biaya dokter anestesi, penggunaan ruang operasi, perawatan keperawatan standar, dan jumlah hari rawat inap yang telah ditetapkan. Item yang biasanya ditagih di luar paket antara lain rawat ICU melebihi durasi yang ditentukan, peralatan intraoperatif khusus, pengujian patologi dan genetik, sesi rehabilitasi, serta pencitraan pasca operasi.

Pasien Indonesia yang berobat ke luar negeri untuk prosedur ini umumnya membayar secara mandiri, karena BPJS Kesehatan dan sebagian besar asuransi swasta Indonesia tidak menanggung biaya perawatan di luar negeri. Beberapa asuransi swasta internasional memang memberikan perlindungan di luar negeri, namun syarat dan ketentuannya berbeda-beda dan biasanya memerlukan persetujuan terlebih dahulu sebelum operasi dilakukan. Meminta estimasi biaya tertulis secara rinci, yang sering disebut pro-forma invoice, dari rumah sakit sebelum memesan perjalanan adalah cara paling andal untuk memahami total komitmen finansial dan menghindari tagihan tak terduga saat pulang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama operasi reseksi tumor otak berlangsung?

Reseksi tumor otak biasanya berlangsung antara 4 hingga 8 jam, meskipun sebagian operasi bisa lebih lama tergantung ukuran dan lokasi tumor. Dokter bedah bekerja dengan sangat hati-hati di sekitar jaringan otak yang sensitif, sehingga prosesnya lambat dan presisi. Tim bedah Anda dapat memberikan perkiraan waktu yang lebih spesifik setelah mereka memeriksa hasil pindaian (scan) Anda.

Apakah saya akan tertidur selama operasi, dan apakah akan terasa sakit?

Sebagian besar pasien menjalani anestesi umum (dibuat tidur sepenuhnya) selama operasi berlangsung, sehingga tidak merasakan apa pun pada saat itu. Pada beberapa kasus, dokter meminta pasien untuk sadar sejenak di pertengahan operasi guna membantu memetakan area otak yang mengatur bicara atau gerakan, namun kenyamanan pasien tetap dijaga sepanjang waktu. Setelah operasi, kebanyakan orang merasakan sakit kepala dan nyeri di sekitar bekas sayatan, yang biasanya ditangani dengan obat pereda nyeri.

Berapa lama pemulihan setelah operasi tumor otak, dan kapan saya bisa kembali bekerja?

Kebanyakan pasien dirawat di rumah sakit selama satu hingga dua minggu, termasuk waktu di ICU (unit perawatan intensif) setelah operasi selesai. Kembali ke aktivitas ringan sehari-hari biasanya membutuhkan beberapa minggu, sementara kembali bekerja atau melakukan aktivitas yang lebih berat dapat memakan waktu dua hingga enam bulan, tergantung bagian otak yang terlibat dan perkembangan pemulihan Anda. Dokter bedah saraf (spesialis operasi otak dan tulang belakang) Anda akan menentukan jadwal pemulihan berdasarkan kondisi spesifik Anda.

Berapa biaya operasi reseksi tumor otak?

Biaya reseksi tumor otak sangat bervariasi karena dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk tingkat kesulitan lokasi tumor, durasi operasi, lama perawatan di rumah sakit, serta penggunaan alat khusus seperti sistem navigasi intraoperatif (panduan komputer selama operasi). Kelas rumah sakit dan tingkat perawatan pasca operasi yang dibutuhkan juga memengaruhi total biaya. Cara paling tepat untuk mengetahui angka yang sesuai dengan kondisi Anda adalah dengan meminta estimasi biaya tertulis langsung dari rumah sakit.

Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan pengganti konsultasi medis. Setiap kondisi berbeda. Dokter Anda yang menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.

Tanya dokter kami soal tindakan ini

Ceritakan kondisi Anda. Dokter kami bantu jelaskan Reseksi Tumor Otak, carikan spesialis yang menanganinya, dan siapkan perkiraan biaya dari rumah sakit.

Dr. Ratu LuckyDr. Nabilla Risdiana
Dr. Ratu Lucky · Dr. Nabilla Risdiana
Online sekarang

Didampingi dokter kami sampai perawatan selesai. Tanpa biaya untuk Anda.

Dokter spesialis Bedah Saraf

Ng Zhi XuNg Zhi Xu

Bedah saraf · Singapore

Dr Ng Zhi Xu adalah dokter bedah saraf di Mount Elizabeth Hospital, Singapura. Subspesialisasinya adalah bedah tulang belakang dan neuro-onkologi. Beliau mahir dalam teknik terbuka dan invasif minimal untuk menangani berbagai kondisi tulang belakang, termasuk spondilosis, spondilolistesis, trauma tulang belakang, patah tulang dan tumor. Dr Ng juga berspesialisasi dalam mengobati kondisi otak, termasuk tumor (meningioma, tumor hipofisis dan schwannoma vestibular), gangguan vaskular (aneurisma dan malformasi arteriovenosa), hidrosefalus, stroke dan cedera kepala traumatis. Beliau berpengalaman dalam melakukan kraniotomi, neuroendoskopi dan bedah transphenoidal endoskopik, bedah stereotaktik, dan bedah radiasi Gamma Knife non-invasif. Sebelum bergabung dengan praktik swasta, beliau adalah mantan dokter bedah saraf di Khoo Teck Puat Hospital (KTPH), dengan penekanan pada bedah tulang belakang. Dr Ng lulus dari National University of Singapore. Beliau menjalani pelatihan klinis di National University Hospital (NUH) dan KTPH. Beliau meningkatkan keahlian subspesialisasinya dalam bedah tulang belakang dan neuro-onkologi melalui fellowship klinis selama 1 tahun di Addenbrooke's Hospital, Inggris. Beliau telah terlibat dalam penelitian dan berkolaborasi dengan berbagai institusi termasuk National Neuroscience Institute dan NUH.

Kondisi yang ditangani

Bedah Tulang Belakang · Neuro-Onkologi

Lihat profil
 Dr. Ravindran A/L Vashu Dr. Ravindran A/L VashuMRCS

15+ tahun pengalaman · Bedah saraf · Kuala Lumpur

Consultant of neurosurgery at UCSI Hospital, holding B.Med. Science, MD (UPM), MRCSI, MRCS, Fellow European Boards (Neurosurgery), FRCS (SN) (London), Fellowship Neuro-Oncology (Oxford), Spine (London, Liverpool) /Epilepsy.

Kondisi yang ditangani

Neuro-Onkologi · Bedah Tulang Belakang

Lihat profil
Prof. Dr. Badrisyah IdrisProf. Dr. Badrisyah Idris

Bedah saraf · Klang

Prof. Dr. Badrisyah Idris adalah seorang Ahli Bedah Saraf dengan keahlian dalam diagnosis dan penanganan bedah untuk kondisi yang memengaruhi otak, tulang belakang, dan sistem saraf. Beliau menyediakan perawatan bedah saraf khusus bagi pasien dengan gangguan neurologis yang memerlukan evaluasi dan intervensi bedah tingkat lanjut. Dr. Badrisyah menangani berbagai kondisi bedah saraf yang melibatkan sistem saraf pusat dan perifer, dengan fokus pada diagnosis yang akurat, keselamatan pasien, dan pemulihan fungsi yang optimal. Pendekatan klinisnya menggabungkan teknik bedah saraf berbasis bukti dengan perencanaan perawatan yang dipersonalisasi sesuai dengan kondisi dan kesejahteraan jangka panjang setiap pasien. Selain keahlian klinisnya, beliau juga memiliki kualifikasi dalam administrasi bisnis dan penilaian gangguan medis, yang mencerminkan latar belakang profesional multidisiplinernya. Dr. Badrisyah berkomitmen untuk memberikan perawatan bedah saraf berkualitas tinggi dengan profesionalisme, kasih sayang, dan standar bedah modern.

Kondisi yang ditangani

Bedah Otak · Bedah Tulang Belakang

Lihat profil
Lihat semua dokter

Rumah sakit untuk Bedah Saraf

Rumah sakit mitra kami yang menangani bidang Bedah Saraf.

KPJ Perdana Specialist Hospital
MSQH
Google4.9/5(3,889 reviews)

KPJ Perdana Specialist Hospital

Kota Bharu

Rumah Sakit KPJ Perdana Specialist Hospital (KPJ Perdana) adalah rumah sakit swasta ke-11 di bawah KPJ Healthcare Berhad, dan berlokasi strategis di jantung Kota Bharu Bandar Raya Islam di Kelantan. KPJ Perdana memiliki kapasitas 151 tempat tidur, memastikan dapat melayani sejumlah besar pasien. Rumah sakit ini menawarkan berbagai layanan medis yang komprehensif, melayani kebutuhan rawat jalan maupun rawat inap, dan dilengkapi dengan fasilitas modern, memastikan pasien menerima kemajuan terkini dalam teknologi medis dan perawatan. Rumah sakit ini memulai layanan rawat jalan pada Desember 2001, menunjukkan komitmennya untuk melayani masyarakat selama bertahun-tahun. Selanjutnya, layanan rawat inap diperkenalkan pada April 2002, memperluas kemampuannya untuk menangani kasus medis yang lebih kompleks. KPJ Perdana mengutamakan pendekatan yang berpusat pada pasien dengan tim yang berdedikasi untuk memberikan perawatan yang etis, efisien, dan penuh kasih sayang. Rumah sakit ini sangat mementingkan pemenuhan kebutuhan pasien, memastikan mereka menerima layanan kesehatan terbaik selama masa perawatan. Melalui dedikasinya yang teguh terhadap keunggulan dan kepuasan pasien, KPJ Perdana terus memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dikenal untuk

JantungBedah umumKandungan & kebidanan

Bahasa

Bahasa Indonesia · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
KPJ Penang Specialist Hospital
JCIMSQHISO
Google4.9/5(13,006 reviews)

KPJ Penang Specialist Hospital

Bukit Mertajam

Rumah sakit swasta tersier terkemuka di Penang yang menawarkan layanan spesialis multidisiplin, diagnostik canggih, serta layanan kardiologi, ortopedi, dan onkologi.

Dikenal untuk

JantungBedah umumGinjal

Bahasa

Bahasa Melayu · English

Lihat profil
Gleneagles Hospital Kota Kinabalu
JCIMSQHISO
Google4.9/5(2,253 reviews)

Gleneagles Hospital Kota Kinabalu

Kota Kinabalu

Gleneagles Hospital Kota Kinabalu adalah rumah sakit swasta tersier terakreditasi MSQH di Sabah, bagian dari IHH Healthcare. Rumah sakit ini menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia ke Malaysia Timur dengan tim multidisiplin di lebih dari 35 spesialisasi, yang diperkuat oleh Pusat Kardiovaskular & Paru serta Pusat Otak & Saraf.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaOtak & saraf

Bahasa

Mandarin · Arabic · Cantonese · Bahasa Bahasa Melayu

Lihat profil
Thomson Medical Centre
ISO
Google4.8/5(5,187 reviews)

Thomson Medical Centre

Singapore

Rumah sakit swasta terkemuka di Singapura untuk wanita dan anak-anak, terkenal dalam layanan persalinan, pediatri, fertilitas dan perawatan ginekologi sejak 1979.

Dikenal untuk

THTKandungan & kebidananTulang & sendi

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesia · Tamil · Bahasa Melayu

Lihat profil
Gleneagles Hospital Penang
JCIMSQH
Google4.7/5(920 reviews)

Gleneagles Hospital Penang

George Town

Bagian dari grup IHH Healthcare dengan layanan wisata medis yang komprehensif.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaGinjal

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesia · Tamil · Bahasa Melayu

Lihat profil
Sunway Medical Centre, Sunway City
JCIMSQHACHS
Google4.7/5(16,548 reviews)

Sunway Medical Centre, Sunway City

Kuala Lumpur

Didirikan pada November 1999, Sunway Medical Centre, Sunway City, adalah rumah sakit kuarterner swasta terkemuka yang dikenal karena keunggulan klinis dan komitmennya terhadap inovasi medis. Sebagai pemimpin global dalam layanan kesehatan, kami bangga menjadi rumah sakit swasta pertama di Malaysia yang diakreditasi oleh tiga akreditasi internasional dan lokal utama: Joint Commission International (JCI) dari Amerika Serikat, Australian Council on Healthcare Standards (ACHS) International, dan Malaysian Society for Quality & Health (MSQH).

Dikenal untuk

JantungGinjalKandungan & kebidanan

Bahasa

Japanese · Bahasa Indonesia · English

Lihat profil
Beacon Hospital Sdn Bhd
JCI
Google4.6/5(5,068 reviews)

Beacon Hospital Sdn Bhd

Petaling Jaya

Rumah sakit spesialis kanker dan multidisiplin di Malaysia yang dikenal dengan radioterapi canggih dan perawatan yang dipersonalisasi.

Dikenal untuk

Bedah sarafKankerMata

Bahasa

Mandarin · Cantonese · Bahasa Melayu · English

Lihat profil
UCSI Hospital
MSQHACHSISO
Google4.6/5(3,207 reviews)

UCSI Hospital

Kuala Lumpur

Rumah sakit pengajaran modern di Kuala Lumpur yang menawarkan layanan medis komprehensif didukung oleh keunggulan riset UCSI University.

Dikenal untuk

JantungBedah jantung & dadaBedah umum

Bahasa

Mandarin · Bahasa Indonesian · Tamil · Bahasa Malaysia

Lihat profil
Medifly

Rekomendasi dari dokter untuk operasi dan kasus kompleks di luar negeri. Tim medis kami mempelajari kasus Anda dan menyebutkan spesialis yang sebaiknya menangani Anda.

Pindai untuk chat di WhatsApp. Setiap pesan dibaca dokter

Pindai untuk chat di WhatsApp. Setiap pesan dibaca dokter

Tanya AI tentang Medifly

ChatGPTClaudePerplexityGrok

Medifly

  • Cara kerjanya
  • Dokter
  • Rumah Sakit
  • Paket
  • Tindakan
  • Cerita pasien
  • MediTalk
  • Blog

Perusahaan

  • Tentang Medifly
  • Hubungi kami
  • Semua halaman

Destinasi

  • Malaysia
  • Thailand
  • Singapura
  • Indonesia
  • Korea Selatan
  • Jepang
  • Semua destinasi

Berobat ke luar negeri

  • Jantung
  • Kanker
  • Program hamil di Malaysia
  • Saraf
  • Tulang & sendi
  • Semua kondisi

Spesialisasi

  • Jantung
  • Kanker
  • Fertilitas
  • Otak & saraf
  • Tulang & sendi
  • Semua spesialisasi

Terhubung

  • YouTube
  • Instagram
  • LinkedIn

Medifly mengoordinasikan perawatan dengan rumah sakit mitra. Kami tidak memberikan saran medis, diagnosis, atau pengobatan. Disclaimer lengkap →

© 2026 Medifly. Hak cipta dilindungi.

Kebijakan PrivasiDisclaimer
Bahasa:·
BerandaRumah SakitDokterPaket